BelitongToday, Tanjungpandan – Setelah 15 hari melakukan perjalanan menyusuri dan mengeksplorasi keindahan pesisir Belitung sejak di lepas di pesisir Tanjung Kelayang Reserve (TKR) pada, Minggu 18 Agustus 2024 lalu.
Kini sembilan pendayung Dayung Jelajah Nusantara (DJN) Wanadri ekspedisi Belitung tiba di Desa Kembiri, Kecamatan Membalong.
Tim DJN berisitirahat kurang lebih selama dua hari untuk pemulihan sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanjung Rusa.
Kedatangan mereka disambut dengan kehangatan dan keramahan masyarakat Desa Kembiri, Kecamatan Membalong, Minggu 1 September 2024.

Dalam suasana kehangatan dan keakraban tersebut, pihak Pemdes Kembiri menyajikan penampilan kesenian rakyat ‘Dulmuluk’.
‘Dulmuluk’ tersebut dimainkan oleh anak-anak SD Negeri 19 Membalong yang berlangsung di panggung kesenian ‘Dulmuluk’ Desa Kembiri.
‘Dulmuluk’ adalah kesenian tradisional Pulau Belitung asal Desa Kembiri merupakan sebuah seni teater yang dipadukan dengan kesenian musik.
Kepala Desa Kembiri, Kecamatan Membalong Bustami mengucapkan selamat datang kepada tim DJN Wanadri di Desa Kembiri.
“Selamat dan salam sejahtera untuk kita semua, selamat datang di desa kami Desa Kembiri,” kata Bustami dalam acara ramah tamah pentas seni rakyat ‘Dulmuluk’ bersama tim DJN Wanadri, Minggu 31 Agustus 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Bustami menjelaskan profil Desa Kembiri, Kecamatan Membalong.
Ia menjelaskan, selayang pandang Desa Kembiri ada dua dusun yakni Dusun Kembiri dan Air Gede. Selanjutnya terdapat 19 RT dan 9 RW dengan luas wilayah 14.080 hektare
“Kemudian ada sebanyak 2.786 jumlah jiwa dan 1.121 Kepala Keluarga,” bebernya.
Dirinya menyampaikan permintaan maaf apabila dalam penyambutan ini terdapat kekurangan dan sederhana.
“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada tim DJN yang sudah berkunjung ke Desa Kembiri,” ungkapnya.







