Home / Belitong Tourism and Holiday

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:47 WIB

‎UPT Museum Gelar Edutainment “Gambus Belitung” untuk Kenalkan Seni Tradisi ke Generasi Muda

Kegiatan Edutainment "Gambus Belitung: Menjaga Warisan, Menghidupkan Peradaban" di Museum Tanjungpandan, Kamis 23 Juli 2026 (BelitongToday/IST)

Kegiatan Edutainment "Gambus Belitung: Menjaga Warisan, Menghidupkan Peradaban" di Museum Tanjungpandan, Kamis 23 Juli 2026 (BelitongToday/IST)

‎BelitongToday, Tanjungpandan – Dalam upaya melestarikan warisan budaya dan mengenalkan seni tradisi lokal kepada generasi muda, UPT Museum menggelar program edutainment bertajuk “Gambus Belitung: Menjaga Warisan, Menghidupkan Peradaban”.

‎Kegiatan interaktif ini berlangsung selama dua hari, pada 22–23 Juli 2026, di area UPT Museum Tanjungpandan.

‎Acara dibuka secara resmi oleh perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Kepulauan Bangka Belitung, Rofiqoh Naimatun.

Dalam sambutannya, Rofiqoh menekankan pentingnya memahami nilai-nilai budaya dan sejarah yang tersimpan di balik artefak koleksi museum.

Baca Juga  BNNK Belitung Targetkan Bentuk Dua Desa Bersinar

‎”Sesuatu yang lebih penting dari benda adalah budaya yang terkandung dalam koleksi museum. Melalui koleksi benda kita mengetahui sejarah masa lampau,” ujar Rofiqoh seraya menegaskan kesiapan pihak BPK untuk terus berkolaborasi memajukan kebudayaan di Kabupaten Belitung.

‎Edukasi Interaktif dan Praktik Langsung

‎Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber lokal berpengalaman di bidang seni dan sejarah, yakni Ketua KPSB Peta Belitung Muchlis, serta dua praktisi gambus Belitung, Rendy Dwie Okatrinada, S.Sn., dan Usni Mariosha.

Para narasumber memaparkan sejarah gambus, peran instrumen dalam rekaman sejarah sosial masyarakat, hingga teknik permainan dan adaptasi modern.

Baca Juga  Belitung Expo 2024 Bakal Digelar 1-5 Juli 2024

‎”Kita perlu meneruskan tradisi ini agar identitas kultural Belitung tetap hidup dan dapat dinikmati generasi mendatang,” tegas Muchlis.

‎Senada dengan hal tersebut, Rendy menambahkan bahwa gambus bukan sekadar alat musik, melainkan penyimpan rekam jejak perjalanan komunitas lokal, mulai dari tarian hingga upacara adat.

‎Sementara itu, Usni menyoroti pentingnya penyesuaian teknik dan inovasi agar musik gambus tetap diminati kalangan anak muda.

Share :

Baca Juga

Umat Hindu Balitung

Belitong Humanities

Sambut Hari Raya Nyepi, Umat Hindu Dusun Balitung Arak Ogoh-Ogoh Berkeliling Kampung, Ini Maknanya

Belitong Tourism and Holiday

Pj Bupati Belitung Gelar Konferensi Pers Terkait Rencana Kegiatan Belitung Chinese Internasional Festival 2024

Belitong Tourism and Holiday

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Mikron Minta Berita Pariwisata Belitung Diperbanyak

Belitong Tourism and Holiday

Pawai Promosi Potensi Pembangunan Belitung Sukses Digelar, Berikut Daftar Pemenangnya

Belitong Tourism and Holiday

Paspor Masa Berlaku 10 tahun Diterbitkan Mulai Besok

Belitong Tourism and Holiday

Menjelajahi Keindahan Belitung Mangrove Park

Belitong Sport

Ekspedisi Mengelilingi Pulau Belitung Berjalan Sukses, Habitat Buaya Sempat Jadi Tantangan
Komisi X DPR RI

Belitong Politics

Bahas RUU Kepariwisataan, Komisi X DPR RI Berkunjung ke Geosite Bukit Peramun