Home / Belitong Economic and Business

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Tekan Harga dan Jaga Inflasi, Pemkab Beltim Gelar OPM di Taman Kota Manggar

Bupati saat memberikan beras kepada salah satu pembeli di OPM.

Bupati saat memberikan beras kepada salah satu pembeli di OPM.

BelitongToday, Manggar – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) kembali menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan inflasi daerah. Kali ini, kegiatan tersebut berlangsung di Taman Kota Manggar, Senin (26/10/2026).

OPM di Kecamatan Manggar merupakan titik keempat dari rangkaian kegiatan operasi pasar murah Kabupaten Beltim tahun 2026. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Kecamatan Gantung, Simpang Pesak, dan Simpang Renggiang.

Selain menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, panitia juga memberikan sarapan gratis kepada masyarakat yang berkunjung ke lokasi kegiatan.

Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, mengatakan operasi pasar murah merupakan salah satu langkah pemerintah daerah untuk menjaga harga kebutuhan pokok tetap terkendali sehingga tidak memberikan tekanan berlebihan terhadap inflasi.

“Tujuan utama operasi pasar ini untuk menjaga inflasi supaya tidak tinggi, khususnya harga-harga kebutuhan pokok. Barang yang dijual di sini tidak boleh melebihi batas harga yang sudah ditentukan,” ujar Kamarudin.

Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat menjadi hal positif dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mengikuti kebijakan dan ketentuan pemerintah pusat guna menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok.

“Harapannya masyarakat ramai-ramai datang ke kegiatan ini. Operasi pasar rutin kita laksanakan,” katanya.

Baca Juga  Persembahkan Bioskop Bagi Masyarakat Belitung, Isyak Meirobie: Tuhan Turunkan Banyak Lampu Aladdin

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian, Pembangunan dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Beltim, Tri Astuti Ramadhani Haliza, menjelaskan bahwa pelaksanaan operasi pasar mempertimbangkan perkembangan inflasi serta kondisi pasokan komoditas pangan di daerah.

Menurut Tri, musim kemarau menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan. Kondisi tersebut berdampak terhadap produksi di beberapa sentra hortikultura, khususnya cabai dan bawang. Selain itu, beras juga menjadi komoditas yang mendapat perhatian dalam upaya pengendalian inflasi.

“Latar belakangnya kalau kita melihat perkembangan angka inflasi Belitung Timur semakin naik. Salah satu pemicunya adalah musim kemarau yang memengaruhi produksi di sentra-sentra produksi seperti cabai dan bawang,” jelas Tri.

Ia menyebutkan, kenaikan harga sejumlah komoditas di pasaran mendorong pemerintah daerah melakukan intervensi melalui penyediaan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

“Antusias masyarakat tinggi pada kegiatan operasi pasar murah ini, karena memang kalau kita perhatikan sekarang harga komoditasnya lagi tinggi. Dan kami di sini menjualnya jauh di bawah harga pasar,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan OPM di Kecamatan Manggar, masyarakat dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang telah ditetapkan. Komoditas tersebut meliputi Beras Kita Premium seharga Rp75.000 per kemasan 5 kilogram, bawang merah Rp30.000 per kilogram, bawang putih Rp30.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp75.000 per kilogram, cabai keriting Rp75.000 per kilogram, Minyak Kita Rp14.500 per liter, serta telur ayam Rp1.800 per butir.

Baca Juga  Atlet Perbakin Beltim Sumbang Tiga Medali Emas

Tri menjelaskan, berbagai komoditas yang disediakan mendapat respons tinggi dari masyarakat. Pada pelaksanaan operasi pasar sebelumnya, sejumlah bahan pangan, seperti beras, cabai, bawang, dan telur, habis dibeli masyarakat karena ditawarkan dengan harga lebih terjangkau.

“Jadi kami sebenarnya memutus rantai distribusi, dari distributornya langsung ke kita di pasar murah. Kalau di pasar mungkin mereka sudah tangan kedua atau ketiga. Jadi manfaatkanlah pelaksanaan operasi pasar ini, mumpung ada harga yang lumayan murah,” kata Tri.

Rangkaian OPM Kabupaten Beltim tahun 2026 dijadwalkan berlangsung di delapan titik. Setelah Kecamatan Manggar, kegiatan akan dilanjutkan ke Kecamatan Kelapa Kampit, Damar, dan Dendang, sebelum ditutup di halaman Kantor Bupati Beltim pada 3 November 2026.

Komoditas yang disediakan pada setiap pelaksanaan operasi pasar pada prinsipnya sama, sehingga masyarakat di setiap lokasi memiliki kesempatan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Beltim berharap masyarakat dapat memanfaatkan operasi pasar murah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah. (Tim/Rel)

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Kabupaten Beltim Lelang 46 motor dan 9 Mobil Dinas

Belitong Economic and Business

Persembahkan Bioskop Bagi Masyarakat Belitung, Isyak Meirobie: Tuhan Turunkan Banyak Lampu Aladdin
Investor Asal China Tanjung Resing

Belitong Economic and Business

Investor Asal China Tinjau Pelabuhan Tanjung Resing, Sebut Tertarik untuk Berinvestasi
Dinas Ketahanan Pangan

Belitong Economic and Business

Sukses Digelar, Pasar Tani DKPP Belitung Awal November Catatkan Transaksi Rp16 Juta

Belitong Economic and Business

Lina Santi: Kerja Sama Temas Port dan Pelabuhan Tanjung Batu Wujud Partisipasi Pembangunan

Belitong Economic and Business

Peserta Seleksi Direktur BUMD Belitong Mandiri Sampaikan Makalah Rencana Bisnis
bantuan Warga

Belitong Economic and Business

Ribuan Warga Belitung Timur Terima Bantuan Sosial dari Kemensos RI

Belitong Economic and Business

Ritchie Glen Yapranadi Jabat Ketua KADIN Belitung, Siap Berkolaborasi Menggerakkan Perekonomian Masyarakat