Home / Belitong Humanities

Senin, 23 Januari 2023 - 11:42 WIB

Aksi Pembakaran Kitab Suci umat Islam, Swedia-Turki Semakin Panas!

Sumber foto : finlandia dan swedia mengajukan aplikasi mereka untuk nato (johanna geron/pool/afp via getty images)

Sumber foto : finlandia dan swedia mengajukan aplikasi mereka untuk nato (johanna geron/pool/afp via getty images)

BelitongToday, Jakarta – Demonstrasi yang terjadi di Stockholm, Swedia, mencakup aksi pembakaran salinan Kitab Suci umat Islam, pada hari Sabtu (21/1).

Pembakaran ini merupakan bentuk protes terhadap Turki dan penolakan atas keanggotaan Swedia dalam Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Aksi tersebut menyebabkan ketegangan antara Swedia dan Turki, yang membutuhkan dukungan Ankara untuk bergabung dengan aliansi militer.

Kementerian Luar Negeri Turki mengutuk keras tindakan tersebut sebagai serangan keji terhadap Kitab Suci umat Islam dan menghina nilai-nilai agama.

Menurut pernyataan tersebut, tindakan anti-Islam ini tidak dapat diterima dengan alasan kebebasan berekspresi.

Baca Juga  Pilkades Serentak Usai Digelar, Desa Kurnia Jaya dan Mentawak Bakal Dipimpin Kades Baru

Turki mengeluarkan pernyataan setelah seorang politisi anti-imigrasi dari sayap kanan melakukan aksi pembakaran salinan Kitab Suci umat Islam di dekat Kedutaan Besar Turki di Stockholm.

Kementerian Luar Negeri Turki menuntut Swedia untuk mengambil tindakan terhadap pelaku aksi pembakaran salinan Al-Qur’an umat Islam.

Ankara sudah meminta demo kelompok ektrim kanan yang berlangsung di dekat Kedutaan Besar Turki di Stockholm dan kelompok Kurdi agar tidak mendapat izin. Namun, Swedia tidak mengindahkan permintaan itu.
“Terlepas dari semua peringatan kami, mengizinkan tindakan tersebut telah mendorong kejahatan rasial dan Islamfobia. Serangan terhadap nilai-nilai suci bukanlah kebebasan, tapi barbarisme modern,” tegas juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin.

Baca Juga  BPBD Belitung Siagakan Personel Antisipasi Banjir Rob, Imbau Warga Waspada

Turki juga mengundang semua negara untuk mengambil langkah nyata melawan islamofobia.

Protes terpisah lainnya juga terjadi di kota-kota yang mendukung Kurdi dan menentang Swedia untuk bergabung dengan NATO. 

Sekelompok demonstran pro-Turki juga mengadakan rapat umum di luar kedutaan. Ketiga aksi tersebut mendapat dukungan izin dari pihak keamanan. (Mg2)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 Resmi Dibuka, Bupati Belitung Tegaskan Tidak Ada Anak Titipan!

Belitong Humanities

Dubes Bulgaria untuk Indonesia Tanya Dimitrova Sebut Belitung Punya Potensi Melebihi Bali
Suganda

Belitong Humanities

Kunker Perdana Pj Gubernur Suganda ke Belitung, Sambangi Pasar Induk dan Pelabuhan Tanjungpandan

Belitong Humanities

Ini Visi Pemkab Belitung Timur 20 Tahun Mendatang

Belitong Humanities

Peringatan Hari Ibu ke-96 di Belitung Berlangsung Meriah

Belitong Humanities

Ini Jadwal Libur Sekolah dan Jam Pelajaran di Belitung Selama Ramadhan 1446 Hijriah

Belitong Humanities

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Babel Bangun Imigrasi Corner di Beltim

Belitong Humanities

​Baznas Belitung dan Komunitas Kuliner Halal Bagikan 1.000 Paket Takjil di Tugu Satam