BelitongToday, Tanjungpandan – Pengurus Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Belitung mengadakan Festival E-Sport Belitung 2025, guna menemukan dan mengasah talenta atlet E-Sport Belitung masa depan.
Acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (7/11/2025) hingga Minggu (9/11/2025) bertempat di Gedung Serbaguna H. Ishak Zainudin Pemkab Belitung.
Ketua ESI Belitung, Pranajaya Syahputra, mengungkapkan bahwa festival ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa, didominasi oleh generasi muda.
”Antusias peserta sekitar 80 persen adalah pelajar dan 20 persen masyarakat umum. Ini menunjukkan bahwa semangat E-Sport di Belitung sangat tinggi,” ujar Pranajaya.
Festival ini mempertandingkan empat nomor game populer: Free Fire (24 tim), Mobile Legends (50 tim), PUBG Mobile (9 tim), serta eFootball (6 tim). Namun, ajang ini lebih dari sekadar perebutan gelar juara lokal.
Menurut Pranajaya, event ini adalah kunci seleksi bagi Belitung. Pemenang dari setiap nomor pertandingan akan langsung diikutsertakan dalam program Training Camp (TC) yang intensif.
”Kegiatan ini bertujuan untuk seleksi Porprov tahun 2026. Ketika ada event Kejurprov dan Porprov, kita tidak perlu lagi mengadakan seleksi dari nol,” jelasnya,
Menyadari bahwa mayoritas peserta adalah pelajar, ESI Belitung memastikan bahwa kompetisi ini tidak mengorbankan pendidikan.
Pertandingan sengaja dijadwalkan mulai Jumat sore hingga berakhir pada hari Minggu.
”Kita tegaskan event ini tidak menggangu jam pelajaran di sekolah,” tegas Pranajaya,
Lebih lanjut, Pranajaya Syahputra berharap Festival E-Sport ini dapat menjadi contoh dan standar bagi komunitas game lainnya.
Ia mengajak seluruh penggiat game yang ingin mengadakan event serupa untuk berkoordinasi dengan ESI Belitung.
”Kami sangat terbuka untuk mendukung itu. Ini akan memudahkan kami dalam pendataan dan pembinaan atlet secara terstruktur,” tutupnya. (Adoy)







