BelitongToday, Tanjungpandan – Wakil Bupati Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Syamsir menggelar kegiatan pertemuan bersama perwakilan pengurus cabang olahraga.
Acara berlangsung di Ruang Rapat Setda Pemkab Belitung, jalan Jenderal Ahmad Yani Kelurahan Lesung Batang, Tanjungpandan, Sabtu, 24 Mei 2025.
Pertemuan dihadiri oleh pengurus cabang olahraga yang berada di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Belitung.
Jalannya pertemuan boleh dibilang alot, masing-masing perwakilan pengurus cabor menyampaikan keluhan, uneg-uneg, saran, masukan, bahkan kekecewaan mereka salah satunya ditujukan kepada KONI Belitung.
Namun pertemuan ini penuh dengan semangat kebersamaan untuk kemajuan dunia olahraga di Kabupaten Belitung.
Ketika ditemui usai acara, Wabup Belitung Syamsir mengatakan pertemuan ini baru pertama kali digelar di masa kepemimpinannya.
Hal ini merupakan wujud komitmen dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Belitung dalam memajukan prestasi olahraga.
“Hari ini kita kumpulkan saudara-saudara kita semua, sebagai ajang awal yang pertama untuk kekompakan kemajuan olahraga dan prestasi di Kabupaten Belitung,” jelas Syamsir, Sabtu 24 Mei 2025.
Syamsir juga bilang, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan nanti akan dilaksanakan secara berkesinambungan.
Ia menegaskan, KONI Belitung, Dispora Belitung, dan Pemerintah Kabupaten Belitung sekarang harus kompak dan saling komunikatif.
“Kami sebagai pimpinan tidak boleh membiarkan komunikasi itu tidak kompak, hari ini saya sampaikan buka saja masalahnya biar bisa kita urai dan buatkan perencanaan, penganggaran, dan eksekusi,” paparnya.
Syamsir menambahkan, setiap kompetisi olahraga yang akan diikuti oleh para atlet di masing-masing cabor tidak bisa hanya dipersiapkan dalam waktu yang singkat, misalnya tiga sampai empat bulan saja.
“Jadi sebelum dua tahun sudah harus disiapkan dan sebelum itu berlangsung,” jelasnya.
Orang nomor dua di Belitung Ini juga meminta agar para pengurus KONI Belitung tidak melihat ke belakang.
Apa yang terjadi, lanjut Syamsir, merupakan sebuah pelajaran agar melompat lebih baik dan maju ke depannya.
“Kita harus profesional perencanaan, penganggaran, dan teknis di lapangan, dan rangkul semua kawan-kawan dari cabang olahraga, ada masalah-masalah jemput, kita kunjungi mereka masalahnya di mana, kuncinya adalah komunikasi dan kompak,” terangnya.
Dirinya berharap semoga pertemuan ini dapat membawa perubahan dan persiapan kompetisi yang akan diikuti oleh para atlet baik di tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional menjadi lebih matang.
“Cerita cabor memprihatikan, jangan sampai alat secuil kita biarkan berlarut-larut. Makanya pada hari ini kita harus bangkitkan dan kembalikan kejayaan olahraga Kabupaten Belitung jadi harus serius tidak boleh tidak serius,” imbuhnya. (Nazriel)







