Home / Belitong Humanities

Jumat, 10 Februari 2023 - 17:18 WIB

Pemkab Belitung Gelar Konsultasi Publik RPD, Ini Pesan Bupati Belitung

Bupati Belitung, Sahani Saleh membuka rapat forum konsultasi publik RPD Kabupaten Belitung Tahun 2024-2026, Jumat (10/2).

Bupati Belitung, Sahani Saleh membuka rapat forum konsultasi publik RPD Kabupaten Belitung Tahun 2024-2026, Jumat (10/2).

BelitongToday, Tanjungpandan – Pemerintah Kabupaten Belitung, menggelar kegiatan konsultasi publik Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Belitung Tahun 2023.

Acara berlangsung di ruang rapat kantor Bappeda Kabupaten Belitung, Jumat (10/2) pagi.

Sebanyak 110 orang peserta dari berbagai institusi, lembaga, dan perwakilan masyarakat mengikuti konsultasi publik RPD Kabupaten Belitung Tahun 2023 tersebut.

RPD bertujuan untuk memperoleh masukan, penyempurnaan rancangan, menghimpun aspirasi, melakukan sinkronisasi terkait rancangan pembangunan, dan menyepakati isu strategis sasaran.

Bupati Belitung, Sahani Saleh dalam sambutannya menyebutkan bahwa merancang suatu pembangunan harus melibatkan masyarakat paling bawah.

“Faktor untuk merancang atau merencanakan suatu pembangunan harus dari bawah,” imbuhnya.

Ia berpesan, kepada Kepala Bapedda Belitung agar perencanaan pembangunan dapat ditindaklanjuti pada tahun 2024 dan 2025.

Baca Juga  Lampaui Target, PAD Dinas Perikanan Belitung Tahun 2025 Tembus Rp743 Juta

“Tolong kemudian untuk mensinkronisasikan segala sesuatu hal yang ada di daerah kita ini,” pesannya.

Sanem, sapaan akrab Sahani, juga berharap agar pihak terkait dapat mempertanyakan kepada masyarakat apakah program-program pembangunan saat ini masih relevan.

“Hal itu harus dipertanyakan apakah masih sejalan, relevan dengan masyarakat saat ini agar program pembangunan kita tidak salah sasaran,” imbuhnya.

Lebih lanjut, berkenaan dengan tahun politik, Sanem mengingatkan agar semua pihak tetap fokus dalam menjalankan pemerintahan.

“Jangan sampai fokus saja dengan politik sehingga pembangunan yang lain terbengkalai,” terangnya.

Sementara itu, Martini, salah satu tim penilai dari Pemerintah Provinsi Babel mengatakan bahwa secara target pembangunan saat ini sudah ada penerapannya.

Baca Juga  Resmi Dikukuhkan, 32 Anggota Paskibraka Kabupaten Beltim Siap Bertugas

“Sudah ada indikator makro maupun mikronya,” kata dia.

Oleh karena itu, saat ini hanya meneruskan dan mencoba mengevaluasi indikator mana saja yang belum tercapai.

“Daerah yang masa jabatan kepala daerah berakhir harus menyusun rencana pembangunan dengan masa durasi dokumen yang berbeda-beda,” ungkapnya.

Sedangkan untuk dokumen pembangunan jangka panjang maupun jangka menengah waktu pelaksanaannya adalah sama.

“Untuk daerah kabupaten/kota wajib menyusun dokumen transisi,” paparnya.

Dengan demikian pembangunan tahun 2024-2026 menekankan pada penguatan perekonomian, peningkatan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM.

“Kemudian kualitas lingkungan hidup, dan reformasi birokrasi pelayanan publik,” terangnya. (Lia)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Tingkatkan Partisipasi Pemilih di Pilkada Belitung 2024 Kesbangpol Beltim Gelar Sosialisasi

Belitong Humanities

Program MBG di Belitung Berhenti Mendadak, Ternyata Ini Alasannya!

Belitong Humanities

Akhiri Tugas Sebagai Kajari Beltim, Abdur Kadir Dimutasi ke Kajati Manokwari, Ini Sosok Penggantinya

Belitong Humanities

Pj Bupati Belitung Terima Audiensi Forum Perparkiran Belitung, Suasana Hangat dan Akrab Begitu Terasa
Warga RT 12/ RW 09 Jalan Kapten Saridin, Kelurahan Paal Satu, Kecamatan Tanjungpandan menolak keras status lapangan sepakbola setempat yang dijadikan tanah kavling

Belitong Humanities

Polemik Lapangan Sepakbola Paal Satu Jadi Kavlingan Berlanjut, Warga dan Lurah Adu Argumen, Lanjut RDP ke DPRD

Belitong Humanities

87 Anggota Palang Merah Remaja Dikukuhkan, Calon Relawan PMI di Masa Depan
Safari Ramadan

Belitong Humanities

Safari Ramadan di Masjid Al Hidayah Desa Pegantungan, Sanem Pamit Karena Masa Jabatan Segera Berakhir

Belitong Humanities

Serap Aspirasi Masyarakat, Desa Baru Melalui DPRD Jaring Aspirasi dan “Bedulang” dengan JPN