Home / Belitong Humanities

Rabu, 12 November 2025 - 19:41 WIB

Prihatin dengan Kondisi Kepemimpinan Bangka Belitung, Koruban Gelar Diskusi Terbatas

Komite Reformasi untuk Belitung Masa Depan menggelar diskusi terbatas soal kepemimpinan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di hotel Pondok Impian, Rabu 12 November 2025.

Komite Reformasi untuk Belitung Masa Depan menggelar diskusi terbatas soal kepemimpinan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di hotel Pondok Impian, Rabu 12 November 2025.

BelitongToday, Tanjungpandan – Komite Reformasi untuk Belitung Masa Depan (Koruban) menggelar kegiatan diskusi terkait kepemimpinan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana di hotel Pondok Impian, Rabu 12 November 2025.

‎Ketua Koruban Soehadi Hasan di Tanjungpandan, Rabu mengatakan diskusi ini mengangkat tema “Masalah Kepemimpinan, Pariwisata, dan Kelestarian Alam di Bangka Belitung”.

“Tema tersebut kami angkat karena permasalahannya cukup jelas dan sudah serius,” ujarnya.

‎Menurut dia, selain itu, pemilihan tema diskusi ini juga cukup beralasan karena permasalahannya masih cukup aktual, seperti permasalahan kepemimpinan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sudah tidak bisa ditutup tutupi lagi.

Baca Juga  Kepengurusan Pokja Wartawan Belitung 2025-2028 Siap Dilantik, Ini Jadwalnya!

“Karena masalah ini sudah terang benderang, berkembang di media sosial dan dunia maya, hubungan antara gubernur dan wakil gubernur sudah tidak harmonis,” katanya.

Soehadi Hasan menyebutkan, tentunya permasalahan ini akan berdampak buruk bagi pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung maupun masyarakat Negeri Serumpun Sebalai sendiri.

‎”Untuk masyarakat ketahui terpilihnya gubernur dan wakil gubernur bukan datang atau turun dari langit tapi melewati proses,” ujarnya.

Perlu diketahui, lanjut dia, sebelum mereka keduanya menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pasangan ini sangat solid berkampanye ke sana kemari bersama masyarakat, bahkan tidak mengenal waktu siang dan malam datang berkampanye untuk mendapatkan simpati masyarakat.

‎”Akan tetapi setelah mereka terpilih dalam hitungan kami sekitar tiga minggu sudah muncul permasalahan ketidakharmonisan,” katanya.

Baca Juga  Peringati Hari Disabilitas Internasional 2022, SLB Negeri Tanjungpandan Pamerkan Produk Karya Siswa

‎Oleh karena itu, lanjut dia, melalui diskusi ini pihaknya berharap agar hubungan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat kembali harmonis.

Hal ini penting mengingat saat ini Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan berusia 25 tahun.

‎”Diskusi ini kami gagas karena Kami merasa khawatir, prihatin, dan sangat memalukan keadaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sudah berusia seperempat abad atau 25 tahun, sedangkan sikap gubernur dan wakil gubernur seperti anak kecil saling cakar mencakar, tidak harmonis, tidak kompak dan ini menandakan provinsi ini berjalan tidak normal dapat merugikan masyarakat dan menghambat pembangunan di Belitung,” ujarnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Aswas Kejaksaan Tinggi Babel Kunjungi Beltim

Belitong Humanities

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Hilman Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa

Belitong Humanities

Kunjungi Beltim, Danrem 045/Gaya Donor Darah dan Salurkan Bantuan untuk Anak Stunting
Sanem

Belitong Humanities

Simak Pidato Kenegaraan Presiden, Sanem Sepakat Soal Hilirisasi

Belitong Humanities

Kapolres Belitung AKBP Deddy Dwitiya Putra Berbagi dengan Para Tahanan di Rutan Mapolres Belitung

Belitong Humanities

Bupati Beltim Ajak Semua Pihak Lindungi Anak dari Kejahatan

Belitong Humanities

Razia Narkoba di Blok WBP Lapas Kelas II B Tanjungpandan
Penanganan Stunting

Belitong Humanities

Pimpin Rakor Percepatan Penanganan Stunting, Wabup Belitung Minta Maaf Jika Belum Maksimal