Alasan yang pertama, kata Fendi Haryono, adalah dengan mengikuti perkuliahan jurusan pariwisata di Politeknik Belitung maka dirinya mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru yang belum dipelajari sebelumnya.
”Memang di Australia saya mempelajari ilmu bisnis accounting dan dilanjutkan ilmu hukum di Indonesia, sedangkan ilmu pariwisata ini belum pernah saya pelajari secara formal, jadi itu alasannya adalah untuk menambah keilmuan saya,” pungkas Fendi Haryono.
Ia menerangkan pula, kemudian di sisi lain, dirinya memilih berkuliah di Politeknik Belitung dengan mengambil jurusan pariwisata adalah untuk memberikan dukungan kepada Politeknik Belitung sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi di Pulau Belitung.
”Dengan kita masuk ke dalamnya, saya ingin memberikan arti, memberikan kontribusi, dan di samping itu juga bisa mendapatkan ilmu, karena dalam prinsip saya kita berkaitan dengan pengetahuan kita selalu merasa bahwa diri kita adalah setengah gelas penuh, kalau kita merasa diri kita penuh maka kita tidak ingin mempelajari lagi hal yang baru, maka saya selalu menganggap diri saya hanyalah setengah gelas yang penuh dan saya siap untuk dimasuki dan mendapatkan ilmu yang baru,” bebernya.
Fendi menambahkan, kemudian dengan mengambil jurusan pariwisata Politeknik Belitung merupakan sesuatu langkah yang tepat, karena Kabupaten Belitung saat ini tengah fokus mengembangkan dunia pariwisata.
Ia berharap apa yang dilakukannya saat ini menjadi inspirasi bagi para generasi muda di Belitung bahwa dalam menuntut ilmu tidak mengenal kata usia apalagi kata cukup.
”Belajar setinggi langit, karena investasi yang paling baik adalah investasi leher ke atas bukan pinggang ke bawah,” ucap Fendi Haryono. (Nazriel)







