“Analisa saya sementara, alasan belum ditemukannya korban karena masih terikat dengan safety belt yang secara fungsi lebih kompleks dari rekannya yang lain. Kalaupun tidak, untuk lokasi jatuhnya pasti tidak akan jauh-jauh dari temuan jenazah co-pilot, Briptu Moch. Lasminto, mengingat posisi duduk mereka yang berdekatan,” terangnya.
Dia menjelaskan, bahwa pihaknya berinovasi dengan melakukan fungsi pengawasan dan pemantauan kepada rekan-rekan yang terlibat dalam pencarian agar tetap berada pada wilayah pencarian yang sudah ditentukan Basarnas.
“Kami memonitor dan mencoba berinovasi di wilayah Babel ini untuk memonitor bapak-bapak, sehingga kami pantau bahwa bapak-bapak untuk areanya apa masih berada di area yang kami kirimkan atau tidak,” terangnya.
Ketua SAR Helikopter NBO-105 Polri, Kombes Pol Hendrawan, mengarahkan kepada seluruh rekan-rekan utamanya yang terlibat dalam proses pencarian agar dalam proses pencarian besok, semuanya dalam keadaan siap.
“Faktor keuletan dan ketelitian kita dalam menjalankan operasi pencarian adalah hal yang terpenting. Selain itu, semuanya juga harus dipersiapkan, mulai dari keperluan logistik, ketersediaan bahan bakar kapal yang akan digunakan dalam proses pencarian, lokasi pencarian, dan laju kapal standarnya di angka 15 knot,” jelasnya. (Dafit)








