Home / Belitong Economic and Business

Jumat, 22 September 2023 - 10:51 WIB

Bebas Visa 30 Hari, Dubes Uzbekistan Berharap Masyarakat Indonesia Bisa Berwisata ke Bukhara, “Negeri Para Imam”

Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia, Muzzafar S Abduazimov (baju merah jambu).

Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia, Muzzafar S Abduazimov (baju merah jambu).

BelitongToday, Tanjungpandan – Dubes Uzbekistan untuk Indonesia, Muzzafar S Abduazimov berharap dengan adanya penerbangan langsung dari Uzbekistan ke Indonesia oleh maskapai Uzbekistan Airways bisa meningkatkan arus kunjungan wisatawan Indonesia ke Uzbekistan.

Uzbekistan Airways melayani penerbangan langsung dari Uzbekistan ke Indonesia, sekali dalam seminggu, tepatnya pada Rabu.

Dubes Uzbekistan untuk Indonesia, Muzzafar mengatakan, sejak dibuka penerbangan langsung pada April lalu warga Indonesia memiliki fasilitas bebas visa 30 hari selama berada di Uzbekistan.

Baca Juga  Toko Kelontong di Desa Dukong Kedapatan Jual Minuman Beralkohol Ilegal, Pemilik dan Barang Bukti Diamankan

“Begitu juga untuk warga negara Uzbekistan yang sudah mendapatkan Visa on Arrival di Indonesia,” ungkapnya.

Sehingga, sudah terjadi kerja sama yang menguntungkan antara dua negara, Indonesia dan Uzbekistan.

Ia menjelaskan, saat ini Uzbekistan berfokus kepada wisata ziarah. Hal ini lantaran Uzbekistan adalah ibu kota negara dari para cendekiawan Islam.

“Seperti Ibnu Sina, Imam Al-Bukhari, Imam At-Tirmizi, Abu Manshur Al-Maturidi, Muhammad bin Musa Al-khawarizmi atau bisa ke destinasi lainnya,” jelasnya.

Baca Juga  Wabup Belitung Syamsir Apresiasi Layanan Melati Imigrasi Tanjungpandan

Sehingga, masyarakat Indonesia, Belitung khususnya, bisa berwisata religi dan sejarah ke Uzbekistan.

Uzbekistan terkenal sebagai kota yang menjadi bagian penting dalam Sejarah Peradaban Islam (SPI) salah satunya kota, Bukhara.

Kota Bukhara yang terletak di sebelah tengah Republik Uzbekistan. Penduduknya berjumlah 247.000 jiwa (2005). Kota ini mengalami masa kejayaannya pada abad ke-9 M sampai abad ke-13 M sebagai pusat peradaban Islam dan perdagangan di Asia Tengah, di samping Samarkand. (Tim)

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Baznas Kabupaten Beltim Minim Pembayaran Zakat
SLCN Tangkapan Nelayan

Belitong Economic and Business

Buka SLCN 2023, Sanem Berharap Tangkapan Nelayan Meningkat
Nelayan ketenagakerjaan

Belitong Economic and Business

Wabup Dorong Nelayan Manfaatkan Program BPJS Ketenagakerjaan
Merek Usaha

Belitong Economic and Business

Lindungi Hasil Karya, Kanwil Kemenkumham Babel Ajak Pelaku UMKM di Belitung Daftarkan Merek Usaha
CEO Netflix

Belitong Economic and Business

Pendiri Netflix Reed Hastings Mengundurkan Diri sebagai CEO
Pasar Tani Belitung

Belitong Economic and Business

DKPP Belitung Gelar Pasar Tani, Harga Lebih Murah dan Terjangkau

Belitong Economic and Business

Food Court Belitung Segera Beroperasi, Tim Independen Mulai Lakukan Seleksi Calon Penyewa

Belitong Economic and Business

Prospek Tanam Bawang Merah di Beltim Menjanjikan