Home / Belitong Humanities

Jumat, 22 Desember 2023 - 20:11 WIB

Pemkab Belitung Gelar Peringatan Hakordia 2023, Sosialisasikan Bahaya Korupsi dan Gratifikasi

Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) di GSG Pemkab Belitung, Jumat (22/12).

Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) di GSG Pemkab Belitung, Jumat (22/12).

BelitongToday, Tanjungpandan – Pemerintah Kabupaten Belitung melalui Inspektorat Belitung menggelar Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2023 tingkat Kabupaten Belitung.

Peringatan tersebut dihadiri oleh Bupati Belitung Sahani Saleh didampingi Inspektur Kabupaten Belitung, Paryanta beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), serta perangkat desa di Kabupaten Belitung. Acara berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Belitung. Jumat (22/12).

Inspektur Kabupaten Belitung, Paryanta mengatakan, dalam peringatan tersebut ada seremonial dan memberikan sosialisasi terkait gratifikasi dan korupsi. Hal ini untuk memberikan pemahaman kepada OPD dan perangkat desa di Belitung.

“Jadi di Harkordia ini kita berikan pemahaman atau sosialisasi terkait gratifikasi,” katanya.

Baca Juga  1.310 Honorer Kabupaten Beltim Ikut Seleksi Kompetisi PPPK

Paryanta menjelaskan, gratifikasi adalah pemberian dalam arti luas, meliputi uang, barang, rabat (discount), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata.

Selain itu, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya, baik yang diterima di dalam negeri maupun di luar negeri, yang dilakukan menggunakan sarana elektronik atau tanpa sarana elektronik.

“Gratifikasi itu banyak yang tidak paham, bahwa ada hadiah yang tidak bolehkan dan boleh. Seperti hadiah ada hajatan boleh diberikan yakni maksimal Rp 1 juta, acara pisah sambut juga boleh dengan nilai maksimal Rp 300 ribu,” jelasnya.

Paryanta juga menambahkan, jika ada yang memberikan sesuatu dan orang itu sulit menolak, misalnya dengan nilai yang lebih Rp 1 juta yakni Rp 10 juta bahkan lebih. Maka itu boleh diterima dulu, namun harus dilaporkan paling lambat 10 hari kepada unit pengendali gratifikasi atau kepada KPK langsung paling lambat 30 hari.

Baca Juga  Kepala Kejaksaan Negeri Beltim Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

“Jadi bisa dilaporkan itu, jika seandainya kesulitan untuk menolak itu,” bebernya.

Ia juga menjelaskan, hingga saat ini memang belum ada laporan terkait dugaan gratifikasi, tentu mereka memang mewanti-wanti agar tidak ada kegiatan gratifikasi itu.

“Sehingga sosialisasi ini memberikan pemahaman kepada mereka baik OPD maupun perangkat desa,” tandasnya. (Adoy)

Share :

Baca Juga

Dinas Pendidikan

Belitong Humanities

Keberatan Pelepasan Peserta Didik Seperti Acara Kampus, Orang Tua Mengeluh, Ini Tanggapan Dinas Pendidikan Belitung Timur

Belitong Humanities

Dishub Belitung Utamakan Keselamatan dalam Pelaksanaan Mudik Idul Fitri 1445 Hijriah

Belitong Humanities

Diskominfo akan Bentuk KIM di Tiap Desa Tahun Depan

Belitong Humanities

Tim Rangkul Sekolah Atasi Kekerasan Anak Sekolah

Belitong Humanities

Dandim 0414/Belitung Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Ksatria Tumbang Ganti

Belitong Humanities

Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo Cek Kesiapan Pengamanan Jelang Idul Fitri 1446 Hijriah

Belitong Humanities

Kejaksaan Negeri Beltim Gelar Rakor Terkait Jasa Penambangan Komoditas Timah di Beltim

Belitong Humanities

Kolaborasi Bersama PKK Babel dan Belitung, Baznas Belitung Sunat 50 Orang Anak