Home / Belitong Humanities

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:51 WIB

Berpotensi Raup ‘Cuan’ Besar, Pj Bupati Belitung Ajak Pers Sukseskan BCIF 2024

Pj Bupati Belitung, Yuspian (tengah bertopi) ketika menaiki tangga di Kelenteng Sijuk dalam acara peringatan Cap Go Meh beberapa waktu lalu.

Pj Bupati Belitung, Yuspian (tengah bertopi) ketika menaiki tangga di Kelenteng Sijuk dalam acara peringatan Cap Go Meh beberapa waktu lalu.

BelitongToday, Tanjungpandan – Penjabat Bupati Belitung, Yuspian mengajak insan pers di Kabupaten Belitung menyukseskan pelaksanaan Belitung Chinese Internasional Festival 2024.

Kegiatan Belitung Chinese Internasional Festival (BCIF) 2024 akan berlangsung mulai 1 Maret sampai 4 April mendatang.

Kegiatan ini dipersiapkan dengan harapan mendulang ‘cuan’ besar bagi masyarakat Belitung setelah pandemi Covid-19 yang menimbulkan dampak serius bagi kondisi ekonomi kepariwisataan di Belitung.

“Kami berpikir apa yang bisa mendapatkan uang cepat bagi kondisi ekonomi masyarakat dan pariwisata kita maka kami siapkan Belitung Chinese Internasional Festival 2024,” jelas Yuspian.

Baca Juga  Peringati Hari Pahlawan 10 November, KNPI Belitung Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Perjuangan

Hal ini diutarakannya dalam acara peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Kabupaten Belitung 2024 di RM. Sari Laut, jalan Wahab Aziz, Kelurahan Paal Satu, Tanjungpandan, Senin 26 Februari malam.

Untuk itu, ia berharap rekan-rekan pers di Belitung dapat mendukung kegiatan Belitung Chinese Internasional Festival 2024.

“Kami sangat berharap sekali adanya dukungan dari rekan-rekan wartawan dalam hal menyukseskan kegiatan ini,” imbuhnya.

Yuspian menambahkan, pelaksanaan BCIF 2024 dikemas bersamaan dengan momentum tradisi ‘Cheng Beng’ atau sembahyang kubur bagi masyarakat Tionghoa.

Baca Juga  Toko Kelontong di Desa Dukong Kedapatan Jual Minuman Beralkohol Ilegal, Pemilik dan Barang Bukti Diamankan

Sembahyang kubur dilaksanakan setahun sekali. Biasanya masyarakat Tionghoa akan pulang ke Belitung untuk menziarahi makam leluhurnya termasuk yang dari luar negeri.

Ia mengatakan, bahwa di Belitung terdapat 11.000 makam atau perkuburan warga Tionghoa dan 7.000 makam masih aktif diziarahi oleh perwakilan keluarga setiap tahunnya.

“Melalui momentum ini kita berharap mereka datang berbelanja dan berwisata ke Belitung sehingga ‘spend of money’ mereka bisa lebih banyak memberikan dampak bagi pelaku UMKM dan pariwisata Belitung,” harapnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

3,5 Tahun Emban Tugas Sebagai Kepala Kemenag Belitung, Masdar Nawawi Purna Tugas, Ini Kesan dan Pesannya
Belitung

Belitong Humanities

Amankan Perayaan Idul Fitri 1444 Hijiriah, Pemkab Belitung Sinergi Bersama TNI-Polri

Belitong Humanities

Polres Belitung Gagalkan Aksi Balap Liar, 30 Kendaraan Diamankan di Polres Belitung

Belitong Humanities

โ€ŽSukses Bertugas, Wabup Belitung Minta Kesbangpol Berikan yang Terbaik untuk Anggota Paskibraka Belitung 2025
Poliklinik RSMJ

Belitong Humanities

Antrean Membludak, Masyarakat Keluhkan Perubahan Sistem Pendaftaran Layanan Poliklinik RSMJ
Korban Gempa

Belitong Humanities

Turki Melakukan Pemakaman Massal bagi Korban Gempa di Kahramanmaras
dr. Ratih

Belitong Humanities

Bupati Belitung Lantik dr. Ratih Jadi Direktur UPT RSUD Marsidi Judono Belitung

Belitong Humanities

Wabup Belitung Buka Forum Perangkat Daerah Kabupaten Belitung 2025