Home / Belitong Humanities

Sabtu, 2 Maret 2024 - 09:09 WIB

Desa Dukong Mendukung Pelaksanaan BCIF 2024, Mintet Sebut Warganya Sangat Toleran

Kepala Desa Dukong, Min Tet saat menyampaikan kata sambutan dalam kegiatan simbolis pembukaan Belitung Chinese Internasional Festival 2034 di pendopo komplek perkuburan warga Tionghoa Dukung, Jumat 1 Maret 2024.

Kepala Desa Dukong, Min Tet saat menyampaikan kata sambutan dalam kegiatan simbolis pembukaan Belitung Chinese Internasional Festival 2034 di pendopo komplek perkuburan warga Tionghoa Dukung, Jumat 1 Maret 2024.

BelitongToday, Tanjungpandan – Kepala Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan, Min Tet menyebutkan pihaknya sangat mendukung pelaksanaan Belitung Chinese Internasional Festival 2024.

Hal ini disampaikan Min Tet dalam acara simulasi pembukaan kegiatan Belitung Chinese Internasional Festival 2024 di pendopo komplek perkuburan warga Tionghoa Desa Dukong, Jumat 1 Maret 2024.

“Pemerintah Desa Dukong sangat mengapresiasi dan mendukung sekali kegiatan Belitung Chinese Internasional Festival 2024,” katanya.

Menurut Min Tet, Desa Dukong sangat bangga menjadi tuan rumah pelaksanaan Belitung Chinese Internasional Festival 2024.

Baca Juga  DKPP Belitung Masyarakat Ajak Tanam Cabai di Pekarangan Rumah

Ia menjelaskan, di desanya terdapat ribuan perkuburan warga Tionghoa dan selama ini setiap perayaan Cheng Beng atau tradisi sembahyang kubur selalu ramai dikunjungi oleh peziarah.

“Kita semua berharap dengan festival ini akan mendukung pariwisata Belitung khususnya di desa Dukong disaksikan oleh wisatawan baik dari masyarakat lokal dan internasional,” imbuhnya.

Sangat Toleran

Min Tet menyebutkan, selama ini masyarakat Dukong selalu hidup dalam semangat toleransi yang tinggi. Tidak pernah ada keributan, perkelahian, dan perselisihan antar warga.

Baca Juga  Helikopter Polri Hilang Kontak di Perairan Beltim, Tim SAR Gabungan Lakukan ini

“Selama ini rukun, damai, tentram, dan toleransi tinggi tidak ada kerusuhan dan keributan sejak saya menjabat 1,5 tahun sebagai kepala desa,” pungkasnya.

Min Tet berharap kegiatan BCIF 2024 dapat menumbuhkan kerukunan antar umat beragama di Belitung agar tetap harmoni dan rukun ke depannya.

“Seperti perkataan mantan Gubernur Babel yakni Hudarni Rani yang mengatakan bahwa “Tongin Fangin Tjit Tjong” artinya China, dan Melayu semuanya sama saja,” tutup Min Tet. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Bandara H.AS Hanandjoeddin

Belitong Humanities

Pererat Tali Silaturahmi, EGM AP II Bandara H.AS Hanandjoeddin Gelar “Ngopi Bareng” Bersama Awak Media

Belitong Humanities

Tidak Ada Ruang Bagi Geng Motor di Belitung, Ini Pesan Kapolres !

Belitong Humanities

Ribuan Masyarakat Hantarkan Purna Tugas Sahani-Isyak, Bundaran Tugu Satam Jadi Lautan Manusia

Belitong Humanities

Kunjungi Museum Maritim Belitung, Delegasi WOA 2022 Dijamu Tradisi Makan Bedulang
Mutasi

Belitong Humanities

Mutasi 97 Pegawai, Burhanudin Minta Pejabat Baru Segera Beradaptasi

Belitong Humanities

Razia Gabungan Kendaraan dan Muatan di Pelabuhan Tanjung Ru, Ramansyah Rela Manjat Bak Truk

Belitong Humanities

Tingkatkan Profesionalisme, Personel Lanud H. AS Hanandjoeddin Gelar Latihan Menembak

Belitong Humanities

‎Bahu-Membahu Padamkan Karhutla, Djoni Alamsyah Puji Sinergi Polres Belitung dan Damkar