Home / Belitong Humanities

Sabtu, 9 Maret 2024 - 10:23 WIB

KPID Jual Beras Paling Murah di Beltim

Suasana peresmian Koperasi Pengendali Inflasi Daerah (KPID) di Kabupaten Belitung Timur.

Suasana peresmian Koperasi Pengendali Inflasi Daerah (KPID) di Kabupaten Belitung Timur.

BelitongToday, Manggar – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Belitung Timur membuka Kedai Pengendali Inflasi Daerah.

Kedai ini merupakan solusi bagi warga Kabupaten Beltim yang ingin memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga murah.

Antusias masyarakat sangat tinggi dengan adanya kedai ini. Baru selesai Bupati Beltim, Burhanudin dan Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rommy Sariu Tamawiwy memotong pita meresmikan, Jum’at (8//3/2024).

Di kedai yang yang berlokasi di Kios Pasar Lipat Kajang Manggar ini beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) karung 5 kilogram hanya Rp53.000, minyak goreng Rp12.500 per liter, tepung terigu Rp10.000 per kilogram dan gula pasir Rp16.000 per kilogram. Namun harga ini akan berubah usai harga bahan kebutuhan normal kembali.

Baca Juga  Bentuk Desa Bersinar 2023, BNNK Belitung Masih Menunggu Arahan Pusat

“Kalau sekarang pakai harga saat kita Operasi Pasar. Khusus untuk harga Beras SPHP tetap Rp53.000 sama minyak goreng tetap Rp13.500,” ungkap Insiator Kedai Pengendali Inflasi daerah (KPID), Tri Astuti Haliza saat Peresmian KPID di Kios Pasar Lipat Kajang Manggar.

Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah ini menyatakan pembelian sembako di KPID saat ini masih dibatasi, terutama untuk komoditi beras SPHP dan minyak goreng. Setiap orang maksimal hanya boleh membeli dua karung beras dan dua liter minyak goreng.

Baca Juga  Rumah Dinas Jabatan Bupati Belitung Diresmikan, Sahani Saleh Wariskan untuk Bupati Selanjutnya

“Biar tidak disalahgunakan. Mengingat mayoritas bahan pokok yang ada di sini sudah disubsidi, baik oleh Perum Bulog maupun BUMD Perumdam Pelangi Timur,” jelas Tri.

Meski bernama Kedai namun KPID ini berbentuk koperasi yang sudah mempunyai badan hukum dan memiliki Nomor Izin Berusaha (NIB). Pembentukannya merupakan hasil kolaborasi TPID dengan Perum Bulog.

“Ke depan kita akan tambah barang atau bahan kebutuhan pokok lainnya seperti daging beku saat jelang Idulditri. Nantinya dari KPID juga akan mendrop barang-barang ke BUMDes di Kabupaten Beltim,” ujar Tri.

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Jalin Kerukunan Umat Beragama, FKUB Belitung Lantik Pengurus Generasi Muda Lintas Agama
tujuan Sekolah

Belitong Humanities

Bukan Hanya Menjadi Pintar, Ini Sebabnya Mengapa Sekolah itu Penting

Belitong Humanities

Sukseskan Arus Mudik Idul Fitri 1446 Hijriah, KSOP Tanjungpandan Adakan Rakor Persiapan

Belitong Humanities

Pengasuh Ponpes Daarul Arofah Sijuk KH. Muhammad Ali Haris Tutup Usia

Belitong Humanities

Video Percobaan Bunuh Diri Seorang Ibu Beredar di Kalangan Masyarakat Belitung, Ini Faktanya

Belitong Humanities

Komitmen Zero Halinar, Lapas Tanjungpandan Razia Blok Tahanan dan Cek Urine WBP
Dahlan Iskan Senam Belitung

Belitong Humanities

Dahlan Iskan Senam dan Dansa Bersama Masyarakat Belitung

Belitong Humanities

Raih Tiga Emas Pada Kejurprov Drumband Senior Babel, Kontingen Drumband Beltim Harus Puas Juara 2