Home / Belitong Humanities

Sabtu, 13 April 2024 - 16:04 WIB

H. Anwar DM Dikenal Sebagai Sosok Sederhana dan Berwibawa

Foto kenangan Sekretaris MUI Belitung periode 2018-2022 H. Ramansyah (kiri) bersama Ketua MUI Belitung periode 2018-2022 H. Anwar DM di kantor Sekretariat Wakil Presiden RI beberapa tahun lalu (sumber foto: Dokumen pribadi H. Ramansyah)

Foto kenangan Sekretaris MUI Belitung periode 2018-2022 H. Ramansyah (kiri) bersama Ketua MUI Belitung periode 2018-2022 H. Anwar DM di kantor Sekretariat Wakil Presiden RI beberapa tahun lalu (sumber foto: Dokumen pribadi H. Ramansyah)

BelitongToday, Tanjungpandan – Kabar duka menyelimuti masyarakat Kota Tanjungpandan,
Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Rais Syuriah PCNU Belitung, H. Anwar DM meninggal dunia pada, Sabtu 13 April 2024.

Almarhum H. Anwar DM menghembuskan napas terakhirnya di RSUD Marsidi Judono Belitung dan diketahui memiliki riwayat penyakit stroke dan pneumonia di usia ke 76 tahun.

Almarhum H. Anwar DM juga pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Belitung dua periode (2012-2017) dan (2018-2022).

Selain itu, H. Anwar DM juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Belitung periode 1999-2004 dan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2004-2009.

Baca Juga  Masyarakat Beltim Sepakat Tolak Geng Motor

Kepergian H. Anwar DM menimbulkan rasa duka dan kehilangan yang mendalam.

Hal ini dirasakan oleh mantan Sekretaris MUI Belitung periode 2018-2022 H. Ramansyah.

“Innalilahiwainnailaihirojiun, kami mengucapkan rasa duka yang mendalam atas kepergian almarhum H. Anwar DM,” kata H. Ramansyah, Sabtu 13 April 2024.

Bagi H. Ramansyah sendiri, H. Anwar DM adalah sosok yang sederhana, tegas, kharismatik, dan berwibawa.

“Beliau adalah orang baik, sangat bijaksana dan tegas,” kenang Ramansyah kepada Belitong Today.

Baca Juga  Burhanudin Ajak Masyarakat Gunakan Produk Lokal

Lima tahun menjabat sebagai Sekretaris MUI Belitung periode 2018-2022, HM Ramansyah banyak belajar dengan sosok H. Anwar DM yang kaya pengalaman dalam kepemimpinan dan organisasi.

“Almarhum memiliki pemahaman yang luas dan berimbang, apabila membahas sesuatu selalu seimbang tidak berpihak atau condong ke sana dan ke sini,” terangnya.

Oleh karena itu, Belitung juga merasa kehilangan dengan sosok tokoh agama yang memiliki kepribadian sederhana dan berwibawa ini.

“Saya rasa kepergian almarhum menimbulkan rasa kehilangan yang mendalam bagi seluruh masyarakat Belitung,” imbuhnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Isyak Meirobie Terima Dua Penghargaan Rekor MURI

Belitong Humanities

Jaksa Masuk Sekolah, Bangun Kesadaran Hukum Para Pelajar di Beltim
Hari Kesaktian Pancasila

Belitong Humanities

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Belitung Timur Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Pancasila
Program BPHN Mengasuh

Belitong Humanities

Antisipasi Maraknya Tindak Pidana di Kalangan Remaja, LKBH Belitung Sosialisasikan Program “BPHN Mengasuh”

Belitong Humanities

FKUB Belitung Gelar Dialog Kerukunan Umat Beragama Jelang Pilkada 2024, Ini Poin Kesepakatannya

Belitong Humanities

Perkuat Komunikasi, Ombudsman RI Kunjungi Belitung
Perpusda Belitung

Belitong Humanities

Idul Fitri 1444 Hijriah, Perpusda Belitung Libur, Buka Kembali di Tanggal Ini

Belitong Humanities

Idul Adha 1447 H, KEK Tanjung Kelayang Salurkan Sapi Kurban