Home / Belitong Humanities

Jumat, 18 Oktober 2024 - 13:32 WIB

Pimpin Doa untuk Palestina, Suara Mikron Berat dan Meneteskan Air Mata

Pj Bupati Belitung, Mikron Antariksa saat menyampaikan sambutan dalam acara tabligh akbar Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah di kawasan wisata pantai Tanjungpendam, Kamis 18 Oktober 2024.

Pj Bupati Belitung, Mikron Antariksa saat menyampaikan sambutan dalam acara tabligh akbar Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah di kawasan wisata pantai Tanjungpendam, Kamis 18 Oktober 2024.

BelitongToday, Tanjungpandan – Ada momen yang menarik dan mengharukan dalam pelaksanaan kegiatan tabligh akbar Maulid Nabi Muhammad 1446 Hijriah yang digelar oleh Majelis Puake di kawasan wisata pantai Tanjungpendam, Kamis 17 Oktober 2024 malam.

Di sela-sela menyampaikan sambutannya, Pj Bupati Belitung Mikron Antariksa mengajak masyarakat dan jamaah yang hadir untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT.

Khususnya kepada umat Islam di Palestina yang tengah menghadapi situasi berat yakni gempuran zionis Israel.

“Saya minta jamaah dan hadirin sama-sama berdiri kita berdoa kepada Allah SWT khususnya untuk saudara kita di Palestina,” kata Mikron Antariksa, Kamis 17 Oktober 2024 malam.

Doa yang pimpin Mikron Antariksa begitu penuh dan suasana haru, setiap bait kata dan kalimat memiliki arti yang mendalam.

Baca Juga  Jamaah Haji Belitung Sudah Ambil Koper dan Air Zam-zam di Kemenag, Masdar Imbau Perbanyak Istirahat

Intonasi dan penekanan setiap kata mampu menghipnotis para jamaah, seakan terbawa ke situasi genting dan pelik yang dihadapi oleh umat Islam di Palestina.

Bahkan, suara Mikron Antariksa yang awalnya baik-baik saja nampak terasa kian berat, napasnya mulai naik turun. Tidak terasa air mata jatuh membasahi pipinya.

“Bulu kuduk saya merinding melihat para jamaah hadir pada malam hari ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, Maulid Nabi Muhammad SAW adalah momentum untuk umat Islam meneladani sosok yang paling mulia yakni Nabi Muhammad SAW.

“Mengapa harus kita cinta kepada Nabi Muhammad SAW, setidaknya tiga alasan, pertama karena kita akan digabungkan dengan orang yang kita cintai ketika di akhirat nanti, kedua kita mencintai Rasulullah supaya kita bisa meneladani berkata dan berbuat seperti Rasulullah SAW, dan ketiga kita mencintai Rasulullah supaya mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad SAW,” terangnya.

Baca Juga  PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjungpandan Bersama Tunas Honda Pangkalalang Gelar Service Ekonomis Bagi Insan Pelabuhan

“Adapun cara membangkitkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, membersihkan kenisbahan yang tidak layak kepada Rasulullah. Rasullullah adalah suci dan sempurna, nabi terakhir kita dan harus terus kita gelorakan, jangan terpengaruh dengan hal-hal yang menyesatkan. Kemudian kita melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW seperti yang kita laksanakan malam ini sebab saat kita harus memperbanyak shalawat Nabi Muhammad agar kita selalu mencintai Rasulullah SAW,” tutupnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Hari Bakti Kemenimipas Pertama, Imigrasi Tanjung Pandan Adakan Aksi Donor Darah

Belitong Humanities

17 Tahun Menjadi Nasabah, PT Niaga Nirwana Terima Penghargaan Bank BRI

Belitong Humanities

‎Cahaya Zakat di Bumi Laskar Pelangi: Baznas Belitung Tuntaskan 6 Rumah Layak Huni Sepanjang 2025

Belitong Humanities

‎Balasan Pesan WA Hidayat Arsani ke Hellyana Bikin Syok, Ada Bilang Soal Ini!
Tokoh Adat Membalong

Belitong Humanities

Sikapi Konflik Foresta Lestari Dwikarya, Tokoh Adat Membalong Gelar Prosesi Adat, Kik Mukti: Perjuangan Pakai Otak Bukan Otot

Belitong Humanities

Idul Adha 1447 H, KEK Tanjung Kelayang Salurkan Sapi Kurban

Belitong Humanities

Rakor Perdana dengan Seluruh Kades, Djoni Alamsyah Tekankan Sinergi dan Kolaborasi 
Harpi Melati Belitung

Belitong Humanities

Pengurus HARPI Melati Belitung Masa Bakti 2023-2027 Resmi Dilantik, Siap Lestarikan Tata Rias Pengantin Adat Melayu Belitung