BelitongToday, Tanjungpandan – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Belitung, Agus Handoko mengungkapkan harapannya agar desa-desa di Kabupaten Belitung, khususnya Desa Air Saga dan Desa Aik Rayak dapat berperan aktif dalam memerangi peredaran narkoba.
Menurutnya, pencanangan Desa Bersih Narkoba (BERSINAR) di dua desa tersebut merupakan langkah penting dalam memberantas penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Belitung.
“Melalui pencanangan ini, seluruh jajaran pemerintah desa dan masyarakat di Desa Air Saga serta Desa Aik Rayak dapat membantu memperluas jangkauan dari upaya pencegahan narkoba yang dilakukan pemerintah. Kami berharap masyarakat dapat aktif dalam menjaga wilayah mereka agar bebas dari peredaran narkoba,” ujar Agus saat ditemui awak media usai acara Pencanangan Desa BERSINAR 2024 di Mangrove Suak Parak Desa Air Saga, Rabu (11/12).
Desa Air Saga dan Desa Aik Rayak menjadi desa kesembilan dan kesepuluh yang dicanangkan dalam program Desa Bersinar di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur. Sebelumnya, Desa Lalang di Belitung Timur juga telah dijadikan bagian dari program ini.
Agus Handoko menekankan pentingnya sinergi antara lembaga negara, pemerintah daerah, dan aparat keamanan untuk menanggulangi masalah narkoba.
“Harapan kami, dengan sinergi yang terjalin antara BNN, pemerintah daerah, dan masyarakat, Desa Air Saga dan Aik Rayak dapat menjadi contoh bagi desa lainnya dalam membangun masyarakat yang bersih dari narkoba. Ini adalah langkah preventif yang kami lakukan untuk mencegah peredaran narkoba,” ujar Agus.
Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa dalam upaya pemberantasan narkoba, BNN tidak hanya fokus pada langkah pencegahan, tetapi juga pada upaya represif.
BNN Kabupaten Belitung terus bekerja sama dengan aparat hukum lainnya, seperti Polres dan Bea Cukai, untuk menekan peredaran gelap narkoba dan menangani pelanggaran tindak pidana yang terjadi di wilayah Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.
“Di samping langkah preventif, kami juga bersinergi dengan aparat hukum untuk menindak tegas pelaku tindak pidana narkoba. Kami berharap masyarakat selalu mengingat satu moto penting: ‘Jangan pernah mencoba narkoba’,” tegas Agus Handoko.
Dengan pencanangan Desa Bersinar ini, diharapkan kedua desa tersebut dapat menjadi contoh dalam membangun lingkungan yang sehat dan bebas dari ancaman narkoba, serta mendorong desa-desa lain di Kabupaten Belitung untuk mengikuti langkah serupa. (Angga)







