BelitongToday, Tanjungpandan – Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI Tanjungpandan menggelar kegiatan lomba menggambar dan mewarnai untuk siswa Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Tanjungpandan.
Kegiatan ini dilaksanakan pada, Senin 16 Juni 2025 bertempat di lapangan SLBN Tanjungpandan.
Kegiatan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Belitung, Syamsir.
Selain itu, kegiatan ini juga diikuti sebanyak 60 orang murid dari SLBN Tanjungpandan yang terdiri dari 50 orang murid tuna grahita dan 10 murid tuna rungu.
Sebanyak 60 orang murid luar biasa ini mengikuti lomba menggambar dan mewarnai ini dengan sangat antusias sekali.
Dalam kesempatan ini, ketua pelaksana Giant Bowo Wicaksono menyampaikan bahwasannya DPK KNPI Tanjungpandan berterimakasih kepada pihak SLBN Tanjungpandan yang sudah berkenan untuk berkerjasama dalam menyelenggarakan kegiatan ini.
“Kegiatan ini bagi kami bukan hanya sekedar kompetisi, akan tetapi juga ajang untuk saling mengenal, menghargai, dan menguatkan satu sama lain,” ungkap Bowo, Senin 16 Juni 2025.
Kegiatan ini berlangsung selama satu hari dan nantinya akan diadakan penilaian sebelum diumumkan daftar para pemenang.
“Bagi kami terlepas dari apapun hasilnya nanti, mereka semua adalah juara, karena mereka telah menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang bagi mereka untuk berprestasi dan bersinar,” pungkasnya.
Ditemui terpisah dalam kesempatan yang sama, Husri selaku ketua DPD KNPI Kabupaten Belitung juga mengapresiasi program kerja DPK KNPI Tanjungpandan bersama dengan SLBN Tanjungpandan ini.
Menurut Husri kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian anak muda terhadap mereka yang berkebutuhan khusus.
“Kami tentu sangat mengapresiasi kreativitas rekan-rekan dari KNPI Tanjungpandan ini yang telah membuat terobosan dengan mengadakan kegiatan lomba ini bersama dengan SLBN Tanjungpandan. Hal ini merupakan bentuk kreativitas dan kepekaan sosial rekan-rekan KNPI Tanjungpandan dalam menjalin kolaborasi,” ungkap Husri.
Lebih lanjut, Husri mengatakan, mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus di laksanakan tidak hanya di lingkungan KNPI, tapi juga dari lembaga serta kelompok atau komunitas lainnya, sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian kita terhadap mereka yang berkebutuhan khusus. (Nazriel/Rel)







