BelitongToday, Tanjungpandan – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Belitung menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan yang belakangan ini kerap disertai angin kencang.
Imbauan ini dikeluarkan menyusul potensi peningkatan risiko kecelakaan, terutama di jalur-jalur yang dipenuhi pohon besar.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Belitung, Didiet, menekankan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sangat berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
”Kita himbau agar masyarakat tidak ngebut dan mematuhi peraturan yang ada seperti rambu, APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas), serta melengkapi surat kelengkapan kendaraannya dan selalu gunakan helm untuk kendaraan roda dua,” ujar Didiet.
Menurut Didiet, salah satu poin paling krusial yang ditekankan Dishub adalah larangan untuk berteduh di bawah pohon besar yang berada di tepi jalan.
”Kami meminta agar pengendara tidak berteduh di bawah pohon besar di tepi jalan, karena itu berpotensi bahaya,” tegas Didiet.
Langkah ini bertujuan untuk mencegah insiden tragis akibat jatuhnya ranting atau dahan pohon, yang dapat menimpa pengendara.
Risiko ini nyata, mengingat insiden pohon tumbang telah terjadi di Belitung Timur yang menumbangkan tiang listrik dan sempat melumpuhkan arus lalu lintas. Di wilayah Bangka Belitung lainnya, kejadian pohon tumbang bahkan pernah merenggut korban jiwa.
Didiet juga mengingatkan masyarakat untuk mengambil langkah pencegahan lain, seperti tidak memaksakan diri yakni jangan berkendara jika kondisi hujan sangat lebat dengan jarak pandang terbatas.
Selain itu, gunakan jas hujan, jika harus berkendara dalam kondisi mendesak, pastikan untuk menggunakan jas hujan yang memadai.
Prioritaskan kehati-hatian dengan tetap berkendara dengan penuh hati-hati dan selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas.
“Dishub berharap, dengan kewaspadaan yang tinggi dari masyarakat, risiko kecelakaan di jalan raya selama musim hujan dapat diminimalisir,” tandasnya. (Adoy)







