Home / Belitong Sport

Selasa, 21 Oktober 2025 - 16:08 WIB

Ketua KONI Beltim Kecewa: Banyak Cabor Tak Diakomodir di Porprov VII Babel 2026

Ketua KONI Beltim, Hendro.

Ketua KONI Beltim, Hendro.

BelitongToday, Manggar – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Belitung Timur, Hendro, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya usai Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Persiapan Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Bangka Belitung (Babel) 2026 di Pangkalpinang, pada Rabu 15 Oktober 2025 lalu.

Pasalnya, dalam hasil Rakornis yang digelar di Ruang Pertemuan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudkepora) Babel tersebut, disepakati sementara hanya 18 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Porprov VII mendatang.

Ke-18 cabor itu terdiri dari Atletik, Pencak Silat, Menembak, Taekwondo, Renang, Bulutangkis, Karate, Tenis, Bola Basket, Sepakbola Putra, Biliar, Catur, Drum Band, Panahan, Bola Voli/Voli Pasir, Tinju, Balap Sepeda, dan Gulat.

Namun, untuk cabor biliar dan voli/voli pasir, masih harus memenuhi syarat dengan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) atau Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pada 2025 sebelum resmi dipertandingkan di Porprov.

Baca Juga  72 Pegolf Bakal Hadiri Turnamen Belitung Golf Championship Series II, Wabup: Ajang Promosi Sport Tourism Belitung

Yang memicu kekecewaan, sejumlah cabor lain justru tidak diakomodir, seperti Senam, Panjat Tebing, Tenis Meja, Sepak Takraw, Barongsai, Bridge, dan Wushu padahal sejumlah kabupaten/kota telah siap menurunkan atletnya.

“Inilah yang harus menjadi perhatian kita selama ini. Kalau begini caranya, olahraga di Bangka Belitung nggak akan maju-maju,” sesal Hendro saat menghadiri Pembukaan Turnamen Bola Voli Liga Beltim I 2025 di GOR Dispora Kecamatan Damar, Senin (20/10/2025) sore.

Hendro menjelaskan, pada Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) beberapa minggu lalu, sejumlah cabor seperti senam dan panjat tebing masih tercantum dalam daftar cabang yang akan dipertandingkan. Namun, saat Rakornis terakhir, cabor-cabor tersebut tiba-tiba dihapus.

“Kami sangat kecewa akan hal ini. Cabor seperti senam dan panjat tebing itu dipertandingkan di ajang nasional seperti PON, baik tingkat junior maupun senior. Tapi di tingkat provinsi malah tidak diperhatikan,” tegasnya.

Baca Juga  Hadapi Kejurda dan Porprov 2023, Perpani Belitung Bakal Gelar Latihan Gabungan

Menurut Hendro, kekecewaan ini bukan hanya dirasakannya pribadi, tetapi juga para atlet, pelatih, dan pengurus cabang olahraga di seluruh Babel yang selama ini sudah berlatih keras mempersiapkan diri untuk Porprov.

“Makanya dari awal saya bilang, kalau olahraga mau maju jangan ada permainan politik. Kalau sekarang banyak dramanya, bagaimana prestasi mau berkembang?” ujarnya dengan nada kesal.

Hendro pun berharap Panitia Besar Porprov VII 2026 meninjau ulang keputusan Rakornis tersebut. Ia menilai, keputusan membatasi jumlah cabor bisa berdampak negatif terhadap pembinaan dan prestasi olahraga di Babel.

“Kami mohon Gubernur Kepulauan Bangka Belitung juga memberi perhatian terhadap persoalan ini. Kita semua ingin olahraga di Bangka Belitung bisa lebih maju dan berprestasi,” tutup Hendro. (Tim/Rel)

Share :

Baca Juga

Turnamen Bola Voli

Belitong Sport

Turnamen Bola Voli Bupati dan Wakil Bupati Belitung Timur 2023 Resmi Dibuka

Belitong Sport

Bonek Belitung Turut Berduka Cita atas Tragedi Kanjuruhan
Laga

Belitong Sport

Lakoni Dua Laga Piala Bupati Belitung 2023, Tim Tanjungpandan 2 Kemas Empat Poin

Belitong Sport

Turnamen Sepak Bola Mini 7 Vs 7 Tingkat SD di Belitung Resmi Dimulai, 33 Tim Ikut Berpartisipasi
Taekwondo

Belitong Sport

Azario Castar Siswa SMP Negeri 4 Tanjungpandan Sukses Gondol Medali Emas di Kejurprov Taekwondo Challenge 2023
Kejurda belitung

Belitong Sport

Kadispora Belitung Tutup Kejurda Pelajar Tahun 2023

Belitong Sport

FTI-KONI Belitung Sukses Menggelar Belitung Triatlhon Challenge
Peserta Jalan sehat BUMN

Belitong Sport

Direktur PT Timah Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Bersama BUMN di Belitung Timur