Home / Belitong Economic and Business

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:49 WIB

Stok Bahan Pokok di Belitung Aman, DKUKMPTK Minta Warga Tidak Panic Buying

Ilustrasi bahan pokok.

Ilustrasi bahan pokok.

BelitongToday, Tanjungpandan – Pemerintah Kabupaten Belitung memastikan ketersediaan sembilan komoditas bahan pokok (bapok) di tingkat agen dan distributor dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat.

Data logistik selama Mei 2026 menunjukkan perputaran barang strategis seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir masih berada dalam koridor terkendali.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Tenaga Kerja (DKUKMPTK) Belitung, Sukarya, menyatakan bahwa pasokan yang ada saat ini sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup sekitar 195.675 jiwa penduduk Kabupaten Belitung.

“Secara umum, pasokan pangan berada pada kondisi yang aman dan terkendali, meskipun terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas tertentu,” kata Sukarya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari sembilan agen besar dan Perum BULOG KC Tanjungpandan, komoditas beras mencatatkan volume perputaran terbesar. Stok awal beras di bulan Mei sebesar 1.433,02 ton mendapatkan tambahan pengadaan sebanyak 1.240,98 ton. Setelah disalurkan sebanyak 1.562,07 ton, sisa stok beras di gudang masih aman di angka 1.111,93 ton.

Baca Juga  Hadir di Acara Pembukaan Pasar Dalam, Ketua DPRD Belitung Merasa Dejavu

Perum BULOG KC Tanjungpandan memegang peran sentral dalam stabilitas ini dengan menyumbang angka penyaluran beras sebesar 981,24 ton dan pengadaan mencapai 550,98 ton sepanjang Mei kemarin.

Sementara itu, untuk komoditas minyak goreng, tercatat pasokan baru masuk sebesar 512,38 ton dengan penyaluran ke pasar mencapai 544,23 ton, menyisakan stok akhir sebesar 183,12 ton. Di sisi lain, gula pasir mencatatkan volume penyaluran sebesar 168,94 ton dengan sisa cadangan 118,72 ton.
Selain komoditas utama tersebut, DKUKMPTK Belitung memastikan stok komoditas pendukung di gudang agen masih melimpah, di antaranya:
Kacang kedelai: 79 ton, Tepung sagu: 57 ton, Tepung terigu: 27 ton, Kacang tanah:17,5 ton, Garam: 5,5 ton, Kacang hijau: 3,5 ton.

Baca Juga  Festival Gema Budaya Desa Terong 2025 Resmi Digelar, “Berandun Bersama Lestarikan Alam dan Budaya Desa”

Meskipun pergerakan angka logistik bergerak dinamis mendekati angka kebutuhan bulanan daerah, Pemkab Belitung menjamin rantai pasok dari luar pulau menuju Belitung tidak mengalami hambatan.

Proses pengadaan berkala oleh distributor lokal juga terus dipantau dan berjalan normal.

Menyikapi kondisi ini, Sukarya meminta masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam berbelanja demi menjaga stabilitas harga di pasar tradisional maupun ritel.

“Karena itu, masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, mengingat rantai pasok kebutuhan pokok ke Pulau Belitung hingga saat ini masih berjalan lancar dan terkendali,” tegasnya. (Adoy)

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Wujudkan Ketahanan Pangan, Forkopimda Belitung Tanam Jagung di Desa Badau

Belitong Economic and Business

Sosialisasi Keuangan Inklusif Bagi UMKM Hadir di Belitung Expo 2024, Dorong Percepatan Ekonomi Daerah
Dermaga Tanjung Paku

Belitong Economic and Business

Bangun Dermaga Penyeberangan Tanjung Paku, Pemkab Ajukan Anggaran ke Pusat Sebesar Rp104 Miliar

Belitong Economic and Business

‎Sidak Distributor Beras di Tanjungpandan, Stok Aman dan Harga Stabil

Belitong Economic and Business

‎DKPP Belitung Salurkan Beras CBP, Segini Jumlah Penerimanya!

Belitong Economic and Business

Stok Beras di Bulog Belitung Capai 1.307,9 Ton, Minyak Goreng 130 Ton

Belitong Economic and Business

Burhanudin Ajak Masyarakat Gunakan Produk Lokal

Belitong Economic and Business

Polisi Buka Blokade Jalan Perkebunan Sawit Foresta Lestari Dwikarya, Situasi Mulai Mendingin