Home / Belitong Economic and Business

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:35 WIB

‎Peternak Ayam Mandiri Sambangi DPRD Belitung, Keluhkan Tingginya Harga Pakan dan DOC

Aliansi Peternak Ayam Mandiri Belitung saat menyambangi DPRD Belitung ingin menyampaikan aspirasi soal kenaikan harga bibit ayam, Kamis 27 Agustus 2026. Namun sayang mereka gagal bertemu anggota DPRD Belitung (BelitongToday/IST-Yahya)

Aliansi Peternak Ayam Mandiri Belitung saat menyambangi DPRD Belitung ingin menyampaikan aspirasi soal kenaikan harga bibit ayam, Kamis 27 Agustus 2026. Namun sayang mereka gagal bertemu anggota DPRD Belitung (BelitongToday/IST-Yahya)

‎BelitongToday, Tanjungpandan – Aliansi Peternak Ayam Mandiri Kabupaten Belitung mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Belitung secara spontan pada Kamis, 27 Agustus 2026.

‎Kedatangan tersebut dilakukan untuk menyuarakan secara langsung keresahan para peternak terkait melonjaknya harga bibit ayam (Day Old Chick/DOC) serta mahalnya harga pakan di pasaran.

‎Ketua Aliansi Peternak Ayam Mandiri Kabupaten Belitung, Yahya, yang hadir bersama perwakilan peternak lainnya mengungkapkan bahwa pihaknya belum berhasil menemui anggota dewan dalam kunjungan mendadak tersebut.

‎“Hari ini kami dari Aliansi Peternak Mandiri Belitung secara spontan mendatangi Kantor DPRD Belitung. Namun, belum berhasil bertemu dengan pihak DPRD,” kata Yahya di lokasi.

‎Meski demikian, Yahya menegaskan aliansi akan segera melayangkan surat permohonan audiensi resmi kepada DPRD Belitung.

Langkah ini diambil agar pemerintah daerah dan lembaga legislatif dapat memberikan solusi konkret atas persoalan pakan, pasokan DOC, hingga skema pemasaran ayam yang dinilai kian memberatkan peternak mandiri.

Baca Juga  Tekan Biaya Produksi, DKPP Belitung Ajak Petani Lada Gunakan Pupuk Organik

‎Lonjakan Harga DOC Menekan Modal

‎Berdasarkan data Aliansi Peternak Ayam Mandiri Belitung, harga DOC di pasaran saat ini melambung tinggi di kisaran Rp9.200 hingga mendekati Rp12.000 per ekor. Untuk DOC Pokphand berada di kisaran Rp9.200–Rp10.000, Malindo dan Compfeed Rp10.000–Rp11.000, sedangkan merek Sierad menembus angka mendekati Rp12.000 per ekor.

‎Yahya menuturkan, dominasi penggunaan DOC oleh peternak lokal saat ini terfokus pada pasokan dari Malindo, Compfeed, dan Pokphand.

Dengan tingginya modal awal untuk pembelian bibit, peternak berharap ada intervensi agar harga DOC dapat kembali stabil di angka ideal, yakni Rp6.000 hingga Rp7.000 per ekor.

Baca Juga  Ada Indikasi Monopoli Peternak Besar, Peternak Ayam Mandiri Belitung Kesulitan Mendapatkan DOC, Bakal RDP ke DPRD

HPP Membengkak, Peternak Terancam Kerugian

Persoalan tingginya harga pakan dan kesulitan alokasi DOC sebelumnya juga telah disuarakan bersama DPW Pinsar Indonesia Bangka Belitung pada Rabu, 19 Agustus 2026 lalu.

‎Kenaikan harga dua komponen utama tersebut secara otomatis mendongkrak Harga Pokok Produksi (HPP) di tingkat peternak.

‎“Peternak mandiri harus mengeluarkan biaya produksi yang semakin tinggi, sementara untuk mendapatkan bibit saja kami masih mengalami kesulitan dan harus menunggu alokasi,” tambah Yahya.

‎Kondisi ini menempatkan peternak mandiri pada posisi rentan. Biaya operasional dan pakan harian terus berjalan, sementara harga jual ayam di tingkat pasar sering kali fluktuatif dan tidak sebanding dengan tingginya modal produksi yang telah dikeluarkan. (Nazriel Semesta)

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

‎Haji Juna Ketua Gerindra Belitung Bantah Terlibat Kasus Timah 10 Ton, Tegaskan Siap Tempuh Jalur Hukum!
Baznas Belitung

Belitong Economic and Business

Baznas Belitung Bantu Biaya Pelunasan Hutang Warga

Belitong Economic and Business

Pj Gubernur Pastikan Inflasi Babel Tetap Terjaga

Belitong Economic and Business

‎Bupati Belitung Tekankan RKPD 2027 Bukan Formalitas: Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen

Belitong Economic and Business

Sepanjang 2022, BRI Tanjungpandan Kucurkan KUR Senilai Rp336 Miliar

Belitong Economic and Business

Wabup Belitung Bertemu Pihak Travel Agent, Bahas Pariwisata Belitung

Belitong Economic and Business

Jaga Stok Beras Jelang Nataru, Bulog Belitung Pasok 1.500 Ton Beras
HW Club Belitung Timur

Belitong Economic and Business

Tawarkan Dua Solusi, Pemkab Belitung Timur Berikan Peringatan Kepada HW Club