BelitongToday, Manggar – Peningkatan kualitas pendidikan dasar di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) terus didorong melalui inovasi pembelajaran dan penguatan karakter peserta didik. Upaya tersebut dibahas dalam Seminar dan Lokakarya Kolaborasi Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Cibiru di Auditorium Zahari MZ, Kamis (29/10/2026).
Pimpinan UPI Kampus Cibiru, Prof. Dr. H. Karim Suryadi, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu langkah untuk menjawab persoalan nasional terkait rendahnya kemampuan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), serta literasi.
Menurutnya, Belitung Timur dipilih sebagai mitra kolaborasi karena banyak alumni UPI yang telah mengabdi dan tersebar di wilayah tersebut.
Karim menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya berupa penyampaian materi dalam seminar, tetapi juga dilanjutkan dengan praktik pembelajaran di lima sekolah dasar di Kecamatan Manggar. Kelima sekolah tersebut yakni SDN 1 Manggar, SDN 20 Manggar, SDN 9 Manggar, SDN 23 Manggar, dan SDN 13 Manggar.
Melalui praktik langsung tersebut, para guru diharapkan memperoleh pengalaman dalam menerapkan metode pembelajaran inovatif yang lebih efektif dan menyenangkan di kelas.
Ia menyebutkan, tim pelatih dari mahasiswa pascasarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar UPI turut memperkenalkan metode GASING, singkatan dari Gampang, Asyik, dan Menyenangkan, untuk membantu siswa memahami matematika dengan lebih mudah.
Metode ini diharapkan dapat mengubah pandangan siswa bahwa matematika merupakan pelajaran yang sulit dan menakutkan.
Karim berharap, meskipun pelatihan berlangsung dalam waktu terbatas, kegiatan tersebut tetap memberikan dampak nyata terhadap proses pembelajaran di sekolah.
Menurutnya, perpaduan teori dan praktik menjadi bagian penting dalam pelatihan agar materi yang diberikan dapat diterapkan langsung oleh para guru.
Sementara itu, Bupati Beltim, Kamarudin Muten, menegaskan bahwa pendidikan dasar tidak boleh hanya berfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan. Pembentukan karakter dan budi pekerti anak juga harus menjadi prioritas sejak dini.
Ia menilai, pendidikan karakter merupakan fondasi yang akan memengaruhi sikap dan perilaku anak hingga dewasa. Karena itu, guru sekolah dasar memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai positif melalui kegiatan belajar mengajar.
Kamarudin juga mengungkapkan rencana memberikan kesempatan kepada guru sekolah dasar terbaik di Beltim untuk mempelajari secara langsung sistem pendidikan dan metode pembelajaran di Jepang.
Guru-guru terpilih nantinya akan melihat bagaimana para pendidik di Jepang mengajar serta membentuk karakter peserta didik. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi referensi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Belitung Timur.
Ia berharap, kesempatan belajar ke Jepang dapat memberikan wawasan baru bagi para guru, terutama dalam menerapkan metode pendidikan yang tidak hanya menekankan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan sikap dan karakter anak.
Melalui kolaborasi dengan UPI Kampus Cibiru, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta penguatan pendidikan karakter, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur berupaya mewujudkan pembelajaran yang lebih inovatif dan berkualitas demi mencetak generasi unggul sejak sekolah dasar. (Tim/Rel)
![]()







