Home / Belitong Environment

Sabtu, 14 Januari 2023 - 11:38 WIB

Hati-hati! Indonesia Dikelilingi 8 Patahan Aktif Penyebab Gempa Bumi dan Tsunami, Apa Sajakah Itu?

Ilustrasi sesar atau patahan dalam bumi. Sumber foto : 
 (Foto: iStockphoto/bartvdd)

Ilustrasi sesar atau patahan dalam bumi. Sumber foto : (Foto: iStockphoto/bartvdd)

BelitongToday, Jakarta– Beberapa daerah di Indonesia akhir-akhir ini sering diguncang gempa. Dari bagian Barat Indonesia hingga bagian Timur Indonesia. Berbicara mengenai gempa bumi yang sering terjadi di wilayah tertentu di Indonesia, merupakan fenomena alam yang sudah diprediksi sejak lama.

Memang, geografi Kepulauan Indonesia sendiri terletak di dalam lingkaran api.

Selain itu, Indonesia memiliki banyak garis patahan stratigrafi melintang yang membuatnya rawan gempa dan tsunami.

Gempa bumi yang sering terjadi di Indonesia juga terkait dengan aktivitas seismik sesar aktif.

Sesar aktif apa saja yang tersebar di banyak wilayah Indonesia? Berikut penjelasan BMKG.

  1. Sesar Semangko
    Sesar melintang ini diketahui memiliki panjang 1.900 km. Patahan Semangko memanjang dari sisi barat Pulau Sumatera.
  1. Sesar Mentawai
    Sesar Mentawai merupakan sesar dorong yang memanjang. Sesar ini terletak di Kepulauan Mentawai dan memanjang dari Utara ke Selatan dengan panjang lebih dari 1000 km.
  1. Sesar Cimandiri
    Sesar Cimandiri awalnya diduga sebagai penyebab gempa Cianjur di Jawa Barat beberapa waktu lalu.
  1. Sesar Lembang
    Sesar Lembang memiliki panjang 20 km. Sesar Lembang membentang dari pegunungan Batu Lembang hingga Padalarang.
  1. Sesar Opak
    Sesar Opak merupakan sesar naik yang memanjang dari Dataran Tinggi Wonosari hingga Yogyakarta.
  1. Sesar Kambing
    Sesar Kambing juga merupakan sesar bertingkat tinggi yang membelah kawasan Pulau Kambing. Sesar ini penyebab Gempa Situbondo beberapa waktu lalu.
  1. Sesar Palu Koro
    Tepatnya, Sesar Palu Koro merupakan jenis sesar mendatar yang membelah Pulau Sulawesi, mulai dari Teluk Palu hingga Lembah Bone.
  1. Sesar Palu Koro
    Sesar Palu Koro yang kedua juga datar. Sesar ini terbentuk setelah tumbukan lempeng Indo-Australia dan lempeng Pasifik.
Baca Juga  KLHK Gelar Bimtek Pembangunan Keanekaragaman Hayati 2023, Apresiasi Pelestarian Bukit Peramun

Tentu saja, keberadaan sesar aktif yang membentang melalui wilayah-wilayah tersebut semakin memperjelas bahwa kepulauan Indonesia sangat rawan bencana alam. Maka sebaiknya anda berhati-hati. (Mg2)

Baca Juga  KSOP Tanjungpandan Keluarkan Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem
https://youtu.be/HknPR4dDkBU

Share :

Baca Juga

Pelepak Putih

Belitong Environment

Lomba Desa Kabupaten Belitung 2023, Tim Penilai Kunjungi Desa Pelepak Putih
Taufik Mardin Geopark

Belitong Environment

Taufik Mardin Dukung Persiapan Belitung Hadapi Revalidasi UNESCO Global Geopark 2024 Mendatang

Belitong Environment

Peringati Hari Bumi, KPHL Belantu Mendanau Ajak Siswa Tanam Pohon

Belitong Environment

Ubah Limbah Jadi Berkah, BAZNAS Belitung Luncurkan Program Sedekah Sampah di KV Senang
Air Bersih Perumda Tirta Batu Mentas

Belitong Environment

Masuki Musim Kemarau, Perumda Tirta Batu Mentas Pastikan Distribusi Air Bersih Lancar untuk Masyarakat
Arab Saudi

Belitong Environment

Setelah Pegunungan Hijau, Sebuah Danau Kini Muncul di Kawasan Gurun Arab Saudi
penghargaan belitung

Belitong Environment

Dinilai Berjasa dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan Laut, Wabup Belitung Terima Penghargaan dari Kemenko Marves

Belitong Environment

FLLAJ Belitung Gelar Rapat Bulanan, Bahas Rencana Penebangan Pohon dan Forum Ketua Perparkiran