Buka Musyawarah Nasional Mahasiswa Belitong, Bupati Beltim Sebut Pulau Belitung Banyak Mafia Timah

Bupati Beltim Burhanuddin saat memberikan sambutan di acara Musyawarah Nasional IKPB, Jum'at (29/4) sore

Bupati Beltim Burhanuddin saat memberikan sambutan di acara Musyawarah Nasional IKPB, Jum'at (29/4) sore

BelitongToday, Manggar – Bupati Belitung Timur (Beltim), Burhanuddin membuka Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Keluarga Pelajar Belitong, Jum’at (29/4) di Hotel Oasis Manggar.

Dalam sambutannya, Bupati Belitung Timur, Burhanuddin mengatakan terbuka terhadap semua kritik dari mahasiswa, mulai dari masalah sosial, ekonomi hingga masalah tambang.

Namun, ia bilang semua kritik tersebut harus disampaikan secara baik kepada pemerintah daerah maupun kepada DPRD.

“Mahasiswa harus jeli melihat akar masalah, kalau masalah tambang itu masalah hidup orang banyak. Bapak kita pun pekerja tambang, tetapi bagaimana barang itu (tambang) bisa berkontribusi dalam daerah untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Beltim.

Baca Juga  Kabupaten Beltim Punya Banyak Calon Atlet Berpotensi

Ia menjelaskan bahwa di pulau Belitung permasalahan tambang bukan hanya persoalan PT Timah, melainkan banyak mafia yang ada di dalam dunia pertambangan itu sendiri.

“PT Timah itu hanya nol sekian persen dari akar masalahnya. Kalau kamu jujur liat pulau Belitung ini persoalan timah itu mafianya luar biasa. Kita tidak bisa teriak-teriak dengan omongan saja,” ungkapnya.

Hal tersebut, kata dia, disebabkan kewenangan tambang berada di pemerintahan pusat bukan di Kabupaten yang dipimpinnya.

Baca Juga  Bupati Belitung Hadiri Musrenbang RKPD 2026, Momentum Menyeleraskan Visi dan Misi Pembangunan

“Kebijakan pemerintah terkait tambang itu tidak di kabupaten lagi, kalau jaman dulu bupati bisa menentukan. Sekarang tidak bisa lagi, kewenangan ada di pemerintah pusat,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia mengajak mahasiswa untuk berpikir objektif dan rasional melihat setiap permasalahan di pulau Belitung saat ini.

“Pemerintah butuh sumbangsih pemikiran kalian dan kami tidak anti kritik. Kita butuh masukan tetapi yang rasional dan objektif, dan anda harus pahami dulu daerah kalian secara utuh,” pungkasnya. (Mario)

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Isi Kuliah Umum Politeknik Belitung, Sandiaga Uno Sampaikan Tiga Kunci Ekonomi dan Pariwisata Hijau

Belitong Humanities

Ponpes Baitul Qur’an Gelar Wisuda Tahfidz Al-Qur’an 30 Juz
penerbangan internasional

Belitong Humanities

Buka Rute Penerbangan Internasional, Pemkab Belitung Lobi Sejumlah Maskapai

Belitong Humanities

Idul Adha 1446 Hijriah, Polres Belitung Sembelih 10 Hewan Kurban

Belitong Economic and Business

Meriahkan Pertemuan World Ocean Assessment 2022, Belitung Tampilkan Bazar UMKM

Belitong Humanities

Selesai Emban Tugas Sebagai Pjs Bupati Beltim, Asmawa Kembali Jabat Biro Umum Kemendagri

Belitong Humanities

Kapten Adm Dandi Bayu Setiawan Resmi Jabat Kadispers Lanud H.AS Hanandjoeddin
TI Ilegal

Belitong Economic and Business

Satpol PP Belitung Razia TI Ilegal di Perawas, Angkut Empat Mesin ke Mako