BelitongToday, Tanjungpandan – Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos., secara resmi membuka kegiatan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Belitung Tahun 2026, Selasa siang (04/08/2026), bertempat di Green Tropical Village Tanjungpandan.
Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi seluruh calon anggota Paskibraka yang telah berhasil lolos dari serangkaian tahapan seleksi ketat. Ia mengingatkan bahwa kesempatan ini merupakan sebuah kebanggaan sekaligus langkah awal perjalanan.
”Kalian patut bangga karena tidak semua anak mendapat kesempatan ini. Artinya kalian memiliki kemampuan, semangat, dan potensi yang luar biasa. Tapi tolong ingat, terpilih ini bukan garis akhir, melainkan awal dari perjuangan kalian. Terus belajar, kembangkan diri, tingkatkan disiplin, dan jangan cepat berpuas diri,” ujar Bupati Belitung.
Bupati menuturkan bahwa Belitung membutuhkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin di masa depan. Ia meminta peserta untuk memanfaatkan momentum diklat ini sebaik-baiknya guna menyerap ilmu, membangun kepercayaan diri, serta menunjukkan kemampuan bersaing.
Dalam kesempatan ini, Djoni juga menyampaikan rasa bangganya adanya perwakilan terbaik dari Belitung yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi. Ia mengapresiasi peran Dinas Kesbangpol Kabupaten Belitung, para pelatih, pembina, serta dukungan penuh dari para orang tua.
”Mari kita mendampingi anak-anak kita agar potensinya berkembang secara maksimal. Teruslah kalian bermimpi dan kembangkan diri, karena tidak ada sesuatu yang besar tanpa dimulai dari mimpi. Jadikan diri kalian kebanggaan keluarga, daerah, dan Indonesia,” ungkapnya penuh haru.
Bupati berharap setelah menyelesaikan pelatihan ini, para peserta tidak hanya membawa sertifikat pulang, tetapi juga membawa perubahan positif dalam sikap, mental, dan kepribadian serta siap menjadi teladan generasi muda lainnya.
Sementara itu, Kepala BPIP RI Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi,.M.A,.Ph.D dalam arahannya menegaskan bahwa program Paskibraka bukan sekadar agenda rutinitas tahunan untuk mempersiapkan petugas pengibar Sang Merah Putih, melainkan sebuah proses krusial dalam membentuk kader bangsa yang berintegritas, disiplin, berkarakter Pancasila, serta memiliki semangat pengabdian tinggi kepada negara.
“Paskibraka merupakan wadah pembinaan calon pemimpin bangsa. Melalui proses pendidikan dan pelatihan yang disiplin, para peserta ditempa agar memiliki karakter tangguh, jiwa nasionalisme, kemampuan bekerja sama, serta rasa tanggung jawab yang tinggi,” ungkapnya.
Di era pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, Kepala BPIP juga menggarisbawahi pentingnya ketahanan ideologi bagi para generasi muda. Menurutnya, bangsa Indonesia membutuhkan pemuda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral dan berintegritas.
“Generasi muda dituntut memiliki ketahanan ideologi agar tidak mudah terpengaruh oleh paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, pembinaan karakter menjadi sangat penting. Pancasila harus menjadi kompas moral yang membimbing setiap langkah dalam berpikir, bersikap, dan bertindak,” tegasnya.
Kepada para calon Paskibraka Kabupaten Belitung yang terpilih melalui seleksi ketat, Kepala BPIP berpesan agar menjaga kepercayaan yang diberikan dengan sikap rendah hati, kerja keras, dan disiplin tinggi. Status sebagai calon Paskibraka hendaknya dijadikan sarana untuk menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
”Ingatlah bahwa Merah Putih yang kelak kalian kibarkan bukan sekadar selembar kain, melainkan simbol kehormatan bangsa yang diperjuangkan dengan pengorbanan para pendiri negara. Tanamkan nilai kejujuran, gotong royong, dan semangat pantang menyerah selama pemusatan latihan,” pesannya dengan penuh semangat.
Menutup arahannya, Kepala BPIP turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada para pelatih, pembina, serta panitia yang membimbing para calon Paskibraka dengan penuh kesabaran dan keteladanan. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, keluarga, dan masyarakat terus diperkuat sehingga mampu melahirkan generasi muda Belitung yang unggul, berprestasi, dan siap menjadi teladan bagi sesama. (Nazriel/Rel)
![]()







