Rumah Pengabdian bagi Arsiparis
Ketua AAI Cabang Beltim, Woro Hapsari Candra Dewi mengatakan peresmian sekretariat tersebut menjadi momentum penting bagi para arsiparis untuk semakin memperkuat peran dalam menjaga memori daerah.
Menurut Woro, sekretariat tersebut bukan sekadar bangunan, melainkan ruang pengabdian bagi para arsiparis di Belitung Timur.
“Hari ini bukan sekadar meresmikan sebuah bangunan. Hari ini kita meresmikan sebuah rumah pengabdian, tempat para arsiparis Beltim berkomitmen menjaga memori daerah dan merawat jejak sejarah,” kata Woro.
Peraih penghargaan Arsiparis Teladan Tingkat Nasional Tahun 2025 Kategori Keahlian dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) itu menambahkan bahwa arsip memiliki makna penting sebagai saksi perjalanan sejarah sekaligus identitas daerah yang harus dijaga dan dikelola dengan baik.
“Arsip bukan sekadar dokumen. Arsip adalah saksi perjalanan sejarah, identitas daerah, dan pijakan masa depan,” ujarnya.
Melalui keberadaan sekretariat tersebut, AAI Beltim diharapkan dapat menjadi pusat kolaborasi, inovasi, sekaligus penguatan profesionalisme para arsiparis di daerah. (Tim/Rel)
![]()







