Home / Belitong Humanities

Selasa, 16 Mei 2023 - 19:47 WIB

50 Orang Siswa Simpang Pesak Ikuti Pembinaan Mental dan Spiritual

siswa-siswi perwakilan dari SMA Negeri 1 Simpang Pesak saat diberikan pembinaan mental dan spritual pemuda, Selasa (16/5)

siswa-siswi perwakilan dari SMA Negeri 1 Simpang Pesak saat diberikan pembinaan mental dan spritual pemuda, Selasa (16/5)

BelitongToday, Simpang Pesak – Sebanyak 50 orang siswa-siswi perwakilan dari SMA Negeri 1 Simpang Pesak, Kabupaten Belitung Timur mendapat pembinaan mental dan spritual pemuda.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belitung Timur, Amrizal menjelaskan tujuan pembinaan itu untuk memotivasi pelajar SMA. Dalam melanjutkan pendidikan setelah tamat sekolah nantinya.

Lebih lanjut, ia berharap 50 orang pelajar yang menjadi peserta ini dapat menjadi pelopor dalam mengajak rekan sebayanya. Pelopor untuk dapat melanjutkan kuliah.

Sehingga nantinya setelah lulus sarjana bisa memberikan hal yang positif khususnya di wilayah Kecamatan Simpang Pesak.

“Kita memberikan kegiatan positif dengan harapan agar kalangan remaja dan pemuda ini mampu melanjutkan pendidikan. Karena, kalau bukan kita sapa lagi yang akan membangun di daerah kita ini, khususnya Kecamatan Simpang Pesak,” kata Amrizal, Selasa (16/5).

Baca Juga  Ini Lokasi Pemantauan Hilal 1 Syawal 1445 Hijriah

Pemateri kegiatan pembinaan Mental dan Spritual Pemuda, merupakan Psikolog Klinis dari UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak, Melly Triani, S.Psi, M.Psi Psikolog dan Anas Tinton Saputra, S.E., S.Sy.

Anas Tinton selaku narasumber menyampaikan kepada pelajar bahwa mereka wajib mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Karena setiap perbuatan yang kita lakukan di dunia ini akan dimintai pertanggungjawabannya,” ucap Anas.

Sementara itu, Melly Triani selaku pemateri menerangkan seluruh peserta kegiatan sangat antusias dan proaktif saat mengikuti kegiatan.

Baca Juga  Beredar Kabar Dokter Spesialis RSUD Muhammad Zein Belitung Timur Mogok Kerja, Ini Faktanya

Melly menjelaskan materi terkait kesehatan mental sebagai keadaan sejahtera di mana seseorang dapat menyadari potensinya diri sendiri. Mengatasi tekanan hidup yang normal, bekerja secara produktif, dan memberikan kontribusi kepada masyarakat

Dia pun berharap, kegiatan kepemudaan semacam ini akan giat dilakukan pemerintah daerah. Pasalnya, masih bnyak anak-anak pelajar yang putus sekolah.

“Kami mendorong agar kegiatan ini lebih sering dilaksanakan. Juga semoga anak-anak khususnya pelajar bisa melanjutkan pendidikan lebih tinggi untuk memajukan daerahnya khususnya di Kecamatan Simpang Pesak,” ucapnya. (Mario)

Share :

Baca Juga

Dai Zakat

Belitong Humanities

Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Berzakat, Baznas Belitung Bina 55 Dai Zakat
ibadah haji

Belitong Humanities

Sambut Haji 2023, Kemenag Belitung Gelar Sinkronisasi Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji

Belitong Humanities

Berkat Program BPBL, Kini Samsinah Tak Lagi Gunakan Pelita Terangi Rumahnya

Belitong Humanities

‎SMA Universal Belitung Diresmikan, Gubernur Babel Tandatangani Prasasti dan Gunting Pita

Belitong Humanities

Ini Daftar Petugas Imam dan Khatib Shalat Idul Fitri 1446 Hijriah di Halaman Kantor Bupati Belitung
Aksi Polres Belitung

Belitong Humanities

Pertanyakan Laporan Penyerobotan Lahan Foresta yang Tidak Diproses Polres Belitung, Masyarakat Air Gede Bakal Gelar Aksi

Belitong Humanities

UNDI PT. Foresta Lestari Dwikarya Dicabut oleh Tokoh Adat, Apa Itu UNDI? Simak Penjelasannya
Festival Ogoh-ogoh

Belitong Humanities

Miliki Nilai Seni Tinggi, Wabup Belitung Sebut Festival Ogoh-ogoh Layak Masuk dalam Kalender Pariwisata