Home / Belitong Health

Rabu, 23 Oktober 2024 - 19:16 WIB

Cegah Kaki Gajah, Dinkes Belitung Timur Bagikan Obat Kaki Gajah Gratis ke Masyarakat

Pembagian obat kaki gajah di kantor Kejaksaan Negeri Belitung Timur.

Pembagian obat kaki gajah di kantor Kejaksaan Negeri Belitung Timur.

BelitongToday, Manggar – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) melaksanakan program pemberian obat pencegahan massal (POPM) dalam rangka pencegahan penyakit kaki gajah atau Filariasis.
Pemberian obat secara cuma-cuma ini dilaksanakan secara menyeluruh ke semua lapisan masyarakat.

“Pemberian obat kaki gajah sasarannya untuk semua sasaran dari umur 2-70 tahun di daerah endemis,” kata Dianita selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Beltim, Rabu 23 Oktober 2024.

Sejak dimulainya Bulan Eliminir Kaki Gajah (Belkaga) pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Beltim melakukan pemberian obat mulai dari sekolah-sekolah hingga ke instansi-instansi, salah satunya ke Kejaksaan Negeri Beltim.

Baca Juga  Bupati Belitung Buka Kejuaraan Bulutangkis Abadi Badminton Cup 2022

Upaya pencegahan penyakit kaki gajah tersebut, dilakukan pihaknya di Kantor Kejaksaan Negeri Beltim, Rabu 23 Oktober 2024?

“Meskipun saat ini sekolah-sekolah menjadi sasaran awal POPM, kantor Kejari Belitung Timur menjadi lokus perkantoran pertama yang kita dilaksanakan,” ujar Dianita.

Dijelaskannya, obat ini diberikan sekali setahun selama 2 tahun berturut-turut untuk memutuskan mata rantai penularan filariasis.
“Minum obat merupakan cara paling efektif mencegah dan mengeliminasi penyakit kaki gajah atau filariasis,” jelasnya.

Baca Juga  Jelang Hari Raya Imlek, Amplop Angpao Laris Terjual

Sementara itu, Kepala Kejari Belitung Timur, Dr. Rita Susanti melalui Kasi Intelijen Ahmad Muzayyin menyambut baik dilaksanakannya program ini bagi pegawai Kejaksaan guna mencegah penyakit kaki gajah

Dijelaskannya, filariasis merupakan penyakit menular menahun yang disebabkan oleh cacing filaria dan ditularkan melalui nyamuk.

“Penyakit kaki gajah ini menyerang sistem getah bening yang menyebabkan pembengkakan diberbagai bagian tubuh dan mengakibatkan disabilitas permanen serta stigma sosial,” jelas Rita Susanti. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Health

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN RI Tinjau Pelayanan KB dan Hadiri Rakor Percepatan Penurunan Stunting
Kepala BKKBN RI

Belitong Health

Kepala BKKBN RI Kukuhkan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting

Belitong Health

Wow! Dinkes Belitung Temukan 26 Kasus ODHIV Baru

Belitong Health

Inggris Mempercepat Penelitian Vaksin Kanker mRNA untuk Digunakan pada 2030

Belitong Health

Wabup Belitung Apresiasi Cosmos Serahkan CSR Alkes ke Dinkes
Gejala Batu Empedu

Belitong Health

Cara Mengobati Batu Empedu Selain dengan Operasi, Obat dan Alami
Belitung nihil covid-19

Belitong Health

Dinkes: Kabupaten Belitung Nihil Kasus COVID-19

Belitong Health

PMI Kabupaten Belitung Pastikan Stok Darah Cukup Jelang Akhir Tahun