Home / Belitong Humanities

Sabtu, 3 Januari 2026 - 15:22 WIB

Cegah Stres Kerja, Yayasan Bina Insani Belitung Gelar Sosialisasi Burnout untuk Para Guru

Sosialisasi cara mengatasi burn out atau stres kerja bagi tenaga pendidik di Yayasan Bina Insani Belitung, Sabtu 3 Desember 2025 (BelitongToday/IST)

Sosialisasi cara mengatasi burn out atau stres kerja bagi tenaga pendidik di Yayasan Bina Insani Belitung, Sabtu 3 Desember 2025 (BelitongToday/IST)

‎BelitongToday, Tanjungpandan – Yayasan Bina Insani Belitung menggelar kegiatan edukasi mengenai kesehatan mental bertajuk “Burnout di Lingkungan Kerja” bagi para tenaga pendidik.

Acara yang diikuti oleh sekitar 40 peserta tersebut dilaksanakan di kompleks SD dan SMPIT Bina Insani Belitung, Kelurahan Air Ketekok, Kabupaten Belitung, Sabtu 3 Desember 2025.

‎Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua Yayasan Bina Insani Belitung, Riswanto, S.Pd., M.M.Pd. Peserta terdiri dari dewan guru lintas jenjang, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Baca Juga  Undang Seluruh Kepala SD di Belitung Timur, Kejari Beltim Gelar Sosialisasi Hukum

Dalam sambutannya, Riswanto menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar para pengajar di lingkungan Bina Insani memiliki kemampuan manajemen stres yang baik.

‎”Harapannya, guru dapat mengelola stres di tempat kerja sehingga memberikan dampak positif bagi siswa-siswi dan mencegah kelelahan fisik yang berlebih,” ujarnya.

Pihak yayasan menghadirkan narasumber ahli, dr. Ngestituti Pramusita, Sp.KJ, yang merupakan Dokter Spesialis Jiwa dari RSUD Marsidi Judono Belitung.

Dalam materinya, dr. Ngestituti menjelaskan bahwa burnout adalah sindrom kelelahan fisik dan mental berkepanjangan yang diakibatkan oleh stres emosional serta tekanan interpersonal di lingkungan kerja.

Baca Juga  Kapolres Beltim Pantau Proses Sortir dan Lipat Surat Suara Pilkada 2024

Melalui sosialisasi ini, para guru dibekali langkah-langkah praktis untuk mengenali gejala kelelahan sejak dini dan cara mengatasinya.

Dengan manajemen emosi yang stabil, tenaga pendidik diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih produktif dan sehat bagi tumbuh kembang murid.

Acara berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara para guru dan pemateri mengenai tantangan psikologis yang sering dihadapi dalam profesi keguruan. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Mapolres Belitung

Belitong Humanities

Diiringi Lagu “Darah Juang”, Ratusan Massa “Air Gede Never Die” Tiba di Mapolres Belitung

Belitong Humanities

Desa Juru Seberang Gelar Musdesus Pembentukan Koperasi Merah Putih

Belitong Humanities

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Hilman Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa
Gedung

Belitong Humanities

Kejati Babel Resmikan Gedung Lantai 2 Kantor Kejari Beltim
PDI Perjuangan Belitung

Belitong Humanities

Peringati HUT Ke-50, DPC PDIP Belitung Bakal Gelar Pengobatan Gratis dan Jalan Sehat

Belitong Humanities

RKPD 2025, Pemkab Belitung Timur Prioritaskan Pembangunan di Sejumlah Sektor
Kesbangpol Belitung Timur

Belitong Humanities

Kesbangpol Belitung Timur Verifikasi LSM, OKP, dan Ormas

Belitong Humanities

Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Djoni Alamsyah: Sabar, Pasrah, dan Ketulusan!