Home / Belitong Humanities

Selasa, 23 September 2025 - 16:34 WIB

‎Diduga Terpeleset dan Jatuh, Seorang Pemancing Ditemukan Meninggal Dunia di Dermaga Tanjung Batu

EVAKUASI JASAD - TRC BPBD Belitung melakukan evakuasi terhadap jasad seorang pemancing yang ditemukan meninggal dunia di dermaga pelabuhan Tanjung Batu, Selasa 23 September 2025. Korban diduga terpeleset dan jatuh ke bawah dermaga saat sedang memancing (BelitongToday/IST-BPBD Belitung)

EVAKUASI JASAD - TRC BPBD Belitung melakukan evakuasi terhadap jasad seorang pemancing yang ditemukan meninggal dunia di dermaga pelabuhan Tanjung Batu, Selasa 23 September 2025. Korban diduga terpeleset dan jatuh ke bawah dermaga saat sedang memancing (BelitongToday/IST-BPBD Belitung)

‎BelitongToday, Tanjungpandan – Seorang pemancing bernama Yusuf Priadi (29) ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dari dermaga Pelabuhan Tanjung Batu, Belitung.

Korban yang merupakan warga Jalan Kamboja II, Kelurahan Kota, Tanjungpandan, berhasil dievakuasi oleh tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Belitung, Agus Supriadi, laporan mengenai insiden tersebut diterima pada Selasa (23/9) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB.

‎Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Belitung segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi.

Baca Juga  Arus Mudik Lebaran 2025, Sebanyak 22 Kendaraan Berangkat Menggunakan KMP Kuala Bate II Menuju Sadai

“Korban kami evakuasi ke daratan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Agus Supriadi, Selasa 23 September 2025.

Jenazah korban ditemukan di bawah dermaga, tidak jauh dari lokasi ia memancing. Dugaan sementara, korban terpeleset dan jatuh akibat kondisi dermaga yang gelap dan minim penerangan pada malam hari.

‎”Korban kami duga jatuh terpeleset karena kondisi malam hari gelap atau minim penerangan,” tambah Agus.

Baca Juga  Pencarian Helikopter NBO-105 Polri Terkendala Faktor Cuaca

Menyikapi kejadian ini, BPBD Belitung mengimbau masyarakat yang memiliki hobi memancing di area dermaga pelabuhan untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan.

Agus Supriadi secara khusus mengingatkan pentingnya membawa penerangan yang cukup saat memancing di malam hari.

“Karena kondisi sangat membahayakan keselamatan apabila kondisi gelap dan atau setelah hujan kondisi dermaga licin rawan menyebabkan pemancing jatuh dan terpeleset,” tutupnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Festival Cap Goh Meh di Kelenteng Sijuk Meriah, Ratusan Lampion Terpasang Indah
Renovasi Klinik Utama Bakti Timah

Belitong Humanities

Renovasi Klinik Utama Bakti Timah Rampung, Siap Berikan Pelayanan Berkualitas Kepada Masyarakat

Belitong Humanities

Pantai Tanjungpendam Jadi Lokasi Pengamatan Hilal Awal Ramadhan 1446 Hijriah
kantor Bupati

Belitong Humanities

Sarana dan Prasarana Penunjang Kantor Bupati Belitung Diresmikan, Sekda Harap Dimanfaatkan dengan Baik

Belitong Humanities

Jangan Sampai Ketinggalan! Gowes dan Jalan Santai ‘Besame Betare’ Bertabur Hadiah

Belitong Humanities

Bantuan Masyarakat Belitung untuk Aceh dan Sumatera Resmi Disalurkan, Ketua Baznas Belitung Ucapkan Terima Kasih
Kartu Prakerja Gelombang 48

Belitong Humanities

Pendaftaran Kartu Prakerja 2023 Dibuka? Lihat Pendaftaran Gelombang 48 dan Perkiraan Jam Bukanya

Belitong Humanities

‎BPBD Belitung Tangani 582 Kejadian Bencana sepanjang 2026, Karhutla dan Penyelamatan Mendominasi