Home / Belitong Humanities

Sabtu, 24 Februari 2024 - 20:25 WIB

Festival Cap Goh Meh di Kelenteng Sijuk Meriah, Ratusan Lampion Terpasang Indah

Pj Bupati Belitung, Yuspian memberikan angpau kepada barongsai di sela-sela acara perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk, Belitung, Sabtu 24 Februari 2024.

Pj Bupati Belitung, Yuspian memberikan angpau kepada barongsai di sela-sela acara perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk, Belitung, Sabtu 24 Februari 2024.

BelitongToday, Sijuk – Pelaksanaan Festival Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk berlangsung meriah. Kelenteng Sijuk merupakan kelenteng tertua di Pulau Belitung yang dibangun pada 1815.

Ratusan lampion terpasang indah di setiap altar persembahyangan dan bangunan Kelenteng Sijuk. Hal ini tentunya menambah kemeriahan perayaan Cap Go Meh.

Cap Go Meh menandakan berakhirnya momentum Tahun Baru Imlek yang dirayakan pada hari ke-15 tahun baru Imlek.

Pj Bupati Belitung, Yuspian mengapresiasi kemeriahan perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk. Menurutnya, kegiatan ini memiliki potensi kepariwisataan yang bisa dijual kepada para wisatawan ke depannya.

Baca Juga  Calhaj di Belitung Sudah Bisa Lunasi BIPIH, Segini Biaya Haji di Tahun 2024
Ketua Yayasan Kelenteng Sijuk, Dedi Hernandie berfoto bersama dengan Pj Bupati Belitung dan para tamu undangan lainnya dalam acara perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk, Belitung, Sabtu, 24 Februari 2024.

“Kekhasan dari Tionghoa sangat luar biasa bukan sekedar lokal namun nilai-nilainya sangat universal bahkan mengglobal,” jelasnya, Sabtu 24 Februari 2024.

Ia menyampaikan, selain itu, perayaan Cap Go Meh melambangkan kerukunan antara dua kebudayaan besar di Belitung yakni Melayu dan Tionghoa.

Apabila dua unsur ini bersatu, lanjut Yuspian, maka Belitung akan lebih cepat mencapai kemajuannya.

“Masyarakat Belitung terbagi dalam dua kelompok besar yakni Melayu Belitung dan Chinese Belitung tentunya kalau dua unsur ini bisa bersatu padu dan bekerjasama serta saling toleransi maka akan mudah untuk mencapai tujuan pembangunan,” paparnya.

Baca Juga  ISSITA Babel Gelar Lomba Voli Pantai di Tanjung Pendam, Pacu Semangat Wisata Olahraga di Belitung

Bakal Rutin Digelar

Sementara itu, di tempat yang sama Ketua Yayasan Kelenteng Sijuk, Dedi Hernandie atau sering disapa Ationg menjelaskan bahwa perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk akan rutin digelar.

Ia yang baru tiga bulan menjabat sebagai ketua yayasan Kelenteng Sijuk mengatakan perayaan Cap Go Meh Kelenteng Sijuk ke depannya akan dikemas sebagai agenda pariwisata.

“Ya ada rencana seperti itu (agenda pariwisata, red). Persiapan acara ini juga sebenarnya mendadak dua mingguan makanya dibantu kawan-kawan saya tidak menyangka mendapatkan antusias dari masyarakat,” sebutnya. (Nazriel)

https://youtu.be/AC4hLJcLIuw?si=Ce5IK5m1pEUg2r6c

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

KNPI Belitung Gelar Kemah Pemuda dan Deklarasi Pilkada Damai 2024

Belitong Humanities

‎Gelar Doa Kebangsaan Lintas Agama di TMP Ksatria Tumbang Ganti, Wabup Belitung Berikan Apresiasi

Belitong Humanities

Desa Juru Seberang Gelar Musdesus Pembentukan Koperasi Merah Putih

Belitong Humanities

Perkuat Silaturahmi, Pemkab Belitung Gelar Safari Ramadhan 1445 Hijriah

Belitong Humanities

Idul Adha 1445 Hijriah, KEK Tanjung Kelayang Serahkan Empat Ekor Hewan Kurban, Peduli dan Mendorong Pemulihan Pariwisata Belitung

Belitong Humanities

‎Tumbuhkan Semangat Nasionalisme Jelang Peringatan HUT ke-80 RI, Wabup Belitung Ajak Kibarkan Bendera Merah Putih

Belitong Humanities

Isyak Meirobie Hadiahi Sahani Saleh Korek Api, Ini Maknanya

Belitong Humanities

Pelindo Grup Survei Kepuasan Pelanggan 2023 di Belitung, Komitmen Tingkatkan Pelayanan