BelitongToday, Sijuk – Direktur PT Belitung Pantai Intan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang, Daniel Alexander menyebutkan posisi Belitung sangat strategis dan gampang diakses dari berbagai daerah maupun negara. Namun, hal yang ia sayangkan adalah jumlah penerbangan ke Belitung sekarang terbatas.
Ia menilai, jumlah penerbangan ke Belitung sekarang ini lebih parah daripada jumlah penerbangan ke Belitung tahun 2022 lalu. Hal ini membuat akses ke Belitung menjadi semakin terbatas dari sejumlah wisatawan.
“Memang kami berharap adanya percepatan, dorongan untuk pertumbuhan ekosistem kepariwisataan. Kami berharap akses penerbangan udara di Belitung meningkat dan konektivitasnya juga bertambah,” katanya.
Daniel menyamakan ini usai acara Indonesia SEZ Bussines Forum Peluang Bisnis dalam Sektor Manufaktur dan Sektor Pariwisata di KEK Indonesia yang berlangsung di Sheraton Belitung Resort, Rabu (13/12) kemarin.
Ia pun menambahkan, pihaknya tengah berupaya merealisasikan pembukaan rute penerbangan Denpasar menuju Belitung. Rute penerbangan ini memiliki pasar yang cukup tinggi dengan harapan membawa perubahan signifikan bagi pariwisata Belitung.
“Market wisatawan yang datang ke Bali adalah 3,5 juta per bulannya. Kalau kita bisa ambil 1-5 persen setiap bulan maka dampaknya akan sangat signifikan untuk pariwasata di Pulau Belitung,” paparnya.








