Paryanta menjelaskan bahwa menyiapkan sarana transportasi untuk para siswa di setiap sekolah dalam berkunjung ke Perpustakaan Umum Daerah dirasa perlu sebagai upaya dalam meningkatkan minat baca dan literasi.
“Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan minat baca dan literasi ke perpustakaan, biasanya anak-anak di sekolah dalam membaca itu secara berkelompok, dibandingkan dengan menyewa kendaraan yang mengeluarkan cukup banyak uang, kenapa tidak menggunakan sarana transportasi yang sudah ada, misalnya bisa kendaraan dari sekolah, atau bus-bus dari pemda, bisa difungsikan untuk itu,” jelasnya.
Sementara itu Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi kinerja dari DPKD Belitung atas inovasi-inovasinya.
“Saya mengapresiasi DPKD, sejak dipegang pak Paryanta inovasinya luar biasa banyak. Inovasinya bukan inovasi biasa, tapi inovasinya juga diakui, diakui melalui penghargaan dan diakui oleh penggunanya, itu yang terpenting,” ucapnya.
Isyak juga menyampaikan pendapatnya kepada DPKD Belitung agar bisa menumbuhkan minat edukasi anak usia dini.
“Saya juga minta tolong kepada pak Paryanta selaku Kepala DPKD, untuk menumbuhkan minat edukasi pada anak usia dini supaya bisa dilakukan pendekatan dan bimbingan, kemudian perlombaan dari perpustakaan tetap harus dilaksanakan, lalu rute bis dari sekolah menuju destinasi dengan waktu yang telah disepakati, dan yang menjadi PR terakhir ialah LEJUK (Literasi Elektronik Jalanan Untuk Kita) itu harus ada di setiap bazar yang diadakan,” ujarnya. (Dafit)








