Home / Belitong Humanities

Selasa, 9 Januari 2024 - 12:39 WIB

FPMB Menilai Konflik Foresta Vs Masyarakat Tidak Berimbang

Wakil Ketua DPRD Belitung, Budi Prasetyo menemui massa demonstran FPMB di halaman kantor DPRD Kabupaten Belitung, Selasa 9 Januari 2024.

Wakil Ketua DPRD Belitung, Budi Prasetyo menemui massa demonstran FPMB di halaman kantor DPRD Kabupaten Belitung, Selasa 9 Januari 2024.

BelitongToday, Tanjungpandan – Ketua Forum Perjuangan Masyarakat Belantu (FPMB), Minggu menilai konflik antara PT. Foresta Lestari Dwikarya dan masyarakat Membalong bukan berada di posisi yang setara alias berimbang.

Pasalnya Foresta Lestari Dwikarya dengan kekuasaannya mampu mengakali proses penerbitan dan perpanjangan Izin Usaha Perkebunan (IUP) maupun Hak Guna Usaha (HGU), menyerobot kawasan hutan milik negara dan memaksa masyarakat keluar dari tanah yang sejak lama menjadi sumber penghidupan.

“Sehingga masyarakat Membalong dalam rentang waktu yang cukup lama mengalami kesulitan dalam meningkatkan derajat kualitas hidup,” ucapnya melalui press rilis demontrasi massa FPMB di DPRD Belitung, Selasa 9 Januari 2024.

Baca Juga  Memasuki Hari Keempat, Tim SAR Gabungan Kembali Melanjutkan Operasi SAR Helikopter NBO-105 Polri

Ia berpendapat, selama ini, sumber dan kekayaan masyarakat Membalong telah dirampas oleh PT. Foresta Lestari Dwikarya.

Maka wajar jika apabila masyarakat Membalong merah, dan kemudian mengadakan perkumpulan untuk menuntut mengembalikan hak masyarakat yang sudah direnggut oleh Foresta.

Ia menambahkan, masyarakat juga telah beberapa kali mendatangi kantor Bupati Belitung dan menemui Kepala ATR/BPN Belitung, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Belitung serta DPRD Belitung.

Baca Juga  Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Hilman Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa

“Masyarakat meminta agar pelanggaran-pelanggaran PT. Foresta Lestari Dwikarya dapat diusut secara tuntas dan ditindak menurut hukum yang memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat.

“Namun lembaga pemerintahan dan parlemen Belitung bertele-tele menangani permintaan masyarakat tersebut sampai akhir timbul kemarahan masyarakat yang semakin memuncak terhadap PT. Foresta Lestari Dwikarya tidak bisa lagi dihindarkan,” paparnya. (Nazriel)

https://youtu.be/AC4hLJcLIuw?si=x5BjcMmE_09gH366

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Raih Tiga Emas Pada Kejurprov Drumband Senior Babel, Kontingen Drumband Beltim Harus Puas Juara 2

Belitong Humanities

56 Umat Katolik Paroki Regina Pacis Tanjungpandan Ikuti Misa Suci Bersama Paus di GBK

Belitong Humanities

BNNK Belitung Gelar Rapat Koordinasi Pengembangan Kota Tanggap Ancaman Narkotika
tim penilai

Belitong Humanities

Tim Penilai Penghargaan Pembangunan Daerah Hadir di Belitung, Gali dan Verifikasi Pembangunan

Belitong Humanities

Ketua FKUB Belitung Sebut BCIF 2024 Mampu Tingkatkan Semangat Toleransi
Jamaah Haji Belitung tiba

Belitong Humanities

Jamaah Haji Belitung Dijadwalkan Tiba Ahad Subuh, Bupati Belitung Bakal Sambut Langsung
Kodim 0414 Belitung

Belitong Humanities

Kodim 0414 Belitung Bagikan Takjil Berbuka Puasa Kepada Masyarakat

Belitong Humanities

Aktivitas Penimbunan di Kolong Pak Maki Air Raya Semakin Mengkhawatirkan, Warga Layangkan Protes Keras!