Home / Belitong Humanities

Kamis, 1 Mei 2025 - 12:53 WIB

Suara Kaum Buruh Belitung di May Day 2025, Margono: Semakin Memprihatinkan!

Ilustrasi peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional 2025

Ilustrasi peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional 2025

BelitongToday, Tanjungpandan – Hari Buruh Internasional selalu diperingati oleh pekerja di seluruh dunia pada setiap tanggal 1 Mei.

Untuk di Kabupaten Belitung sendiri memang momentum peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025 kali ini tidak ada aksi demonstrasi atau lain sebagainya.

Menurut Ketua DPC Konfederasi SPSI Kabupaten Belitung, Margono rangakaian aksi peringatan May Day 1 Mei 2025 difokuskan di kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Namun tidak ada aksi di Belitung bukan berarti tidak ada suara, tuntutan, dan harapan bagi masa depan buruh.

Margono menjelaskan, saat ini kondisi kaum buruh sangat-sangat memprihatinkan.

Memprihatinkan yang dimaksud adalah memang situasi global saat ini sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja.

Kemudian kondisi ini semakin diperparah dengan terbitnya undang-undang cipta kerja yang belum membuat dampak positif dan signifikan bagi kaum buruh.

Baca Juga  Paslon Pendaftar Pilkada 2024 di Belitung Bakal Diarak Seperti Pengantin

“Undang-undang cipta kerja membuat kondisi kami khususnya di ketenagakerjaan jadi berdampak negatif justru bukan positif,” ujarnya melalui sambungan telepon, Kamis 1 Mei 2025.

Menurutnya, yang digadang-gadang oleh pemerintah dengan adanya ciptaker itu membuat lapangan kerja terbuka luas, namun malah justru berdampak terbalik.

“Jadi sangat kontradiktif, karena apa, karena dengan ciptaker ini tidak ada lagi filter, dalam ciptaker ini kami selaku buruh tidak ada lagi kesempatan untuk negosiasi berbeda dengan Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebelumnya,” imbuh Margono.

Margono berharap agar para rekan-rekan buruh yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Belitung dapat lebih peduli dengan nasib dan permasalahan-permasalahan serta tantangan yang dihadapi oleh sesama buruh pada saat ini.

Baca Juga  Politeknik Belitung Sembelih Hewan Kurban, Bagikan Daging Kurban dengan Daun Simpor dan Tali Purun

“Karena saya berbicara ini bukan atas nama organisasi saja, saya berbicara sebagai seorang pekerja yang juga telah merasakan dampaknya, jadi kalau kawan-kawan yang memang ada kepedulian maka sama-sama berjuang,” paparnya.

Ia menyebutkan, yang akan merasakan dampak dari undang-undang ciptaker bukan hanya para pekerja yang tergabung di dalam serikat organisasi saja, akan tetapi mereka yang menjadi buruh semuanya akan merasakan dampak tersebut.

“Ciptaker ini sangat-sangat riskan karena kita sendiri di Belitung ini, kalau kita melihat sektor-sektor formal ini sangat terdampak misal macam pertambangan, perhotelan, itu adalah sektor-sektor yang sangat terdampak,” dengan adanya ciptaker ini,” ujarnya.

Share :

Baca Juga

P4GN

Belitong Humanities

Terobosan Baru, BNNK Belitung Sambut Baik Penyusunan Kurikulum P4GN di Sekolah
Kemenkumham

Belitong Humanities

Kemenkumham Memanggil Generasi Terbaik Bangsa, Kamu Tertarik Menjadi Taruna Poltekim dan Poltekip? Simak Persyaratannya

Belitong Humanities

‎Ngopi Bareng, Kalapas Tanjungpandan Bangung Sinergi dengan Awak Media
Wabup Beltim

Belitong Humanities

Harta Kekayaan Wabup Beltim Dilaporkan Naik Sedikit, Berikut Perbandingan LHKPN Bupati dan Wabup Beltim
Nadhira Siswi SMAN 1 Manggar Raih Beasiswa

Belitong Humanities

Bikin Bangga Beltim, Nadhira Siswi SMAN 1 Manggar Raih Beasiswa Penuh di Korea Selatan
ASN nikah sirih

Belitong Humanities

Oknum ASN di Lingkungan Pemkab Beltim Nikah Siri, Mantan Bupati Beltim Angkat Bicara
CJH Belitung

Belitong Humanities

Lepas Keberangkatan Ratusan CJH Belitung, Sanem Minta Jaga Kekompakan Selama di Tanah Suci
Latihan Jalak Sakti

Belitong Humanities

Berjalan Lancar dan Aman, Latihan Jalak Sakti 2023 Kopasgat Resmi Ditutup