Home / Belitong Humanities

Minggu, 15 Juni 2025 - 17:09 WIB

Hadirkan Inovasi “Nanggok”, Upaya Lapas Tanjungpandan Bangun Kekompakan

Suasana nonton bareng WBP Lapas Kelas II B Tanjungpandan dalam membangun kekompakan antar WBP.

Suasana nonton bareng WBP Lapas Kelas II B Tanjungpandan dalam membangun kekompakan antar WBP.

BelitongToday, Tanjungpandan – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tanjungpandan terus melahirkan Inovasi dalam Peningkatan Pelayanan dan Pembinaan bagi Warga Binaan.

Bertempat di lapangan utama Sabtu, 14 Juni 2025, Lapas Tanjungpandan menggelar Nobar Yang dikemas dalam Inovasi NANGGOK (Nonton Bareng Bangun Kekompakan) bagi petugas dan warga binaan.

Kasi Binapi Giatja Lapas Tanjungpandan melalui Kasubsi Registrasi Bimkemas Trio Wijaya menjelaskan Hal ini merupakan langkah inovatif untuk pemenuhan hak rekreasional serta memberikan hiburan dan refleksi diri bagi warga binaan.

“Ini menjadi salah satu pemenuhan hak Rekreasional bagi warga binaan, kita ajak mereka nobar film berjudul “Agak Laen” di lapangan,” ujarnya

Trio menambahkan film tersebut dipilih karena memiliki pesan moral yang dapat diterapkan oleh warga binaan, seperti persahabatan, kerja keras, kejujuran dan integritas, serta pentingnya memiliki mimpi dan tujuan hidup.

Baca Juga  Pertemuan World Ocean Assessment 2022 Berlangsung di Belitung, Dihadiri 31 Delegasi dari 20 Negara

“Selain menjadi pemenuhan hak
kegiatan ini sekaligus memotivasi mereka untuk menerapkan pesan-pesan moral yang terkandung dalam film tersebut,” terangnya.

Sementara itu Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan Royhan Al Faisal menjelaskan Nobar yang dikemas dalam Inovasi NANGGOK ini merupakan sebuah reward bagi warga binaan yang telah menjalankan program pembinaan dengan baik dan menjaga kondusivitas keamanan Lapas.

Inovasi ini dihadirkan setiap satu bulan sekali atas pertimbangan Keamanan oleh KA KPL dan penilaian Pembinaan oleh Seksi Binapi Giatja.

“Inovasi ini akan jadikan sebagai reward bagi warga binaan setiap bulan. Contohnya untuk kamar atau blok terbersih, aktif serta aman,” jelasnya.

Baca Juga  Warga Muhammadiyah Belitung laksanakan Salat Idul Adha 1444 Hijiriah, Khatib Ajak Teladani Sifat Nabi Ibrahim

Royhan juga menambahkan hadirnya inovasi ini juga menjadi upaya persuasif untuk mengajak warga binaan menjaga kondusifitas keamanan Lapas, bersih dari pelanggaran, dan disiplin dalam mengikuti program pembinaan.

Sehingga ada upaya saling mengingatkan antar sesama warga binaan untuk berlomba lomba menjadi yang terbaik dan mendapatkan reward berupa Nobar tersebut.

Hal tersebut juga berlandaskan dengan Moto “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat”, yang dicanangkan oleh Dirjen Pemasyarakatan, sebagai sebuah komitmen dan arah kebijakan dalam mewujudkan sistem Pemasyarakatan yang lebih inklusif, humanis, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Hal ini sudah menjadi komitmen saya selaku pimpinan di Lapas Tanjungpandan untuk terus memberikan yang terbaik guna mendukung terselenggaranya pembinaan yang inovatif dan bermanfaat,”tegas Royhan. (Nazriel/Rel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Persiapkan WOA 2022, Isyak Tinjau Museum Maritim Belitung

Belitong Humanities

‎Imigrasi Tanjungpandan deportasi enam WNA asal China ‎

Belitong Humanities

Kukuhkan Kepengurusan MUI Belitung 2022-2027, Zayadi Harapkan Pecahkan Persoalan Umat
Bali

Belitong Humanities

Dikritik LSM Karena Berangkat ke Bali, Ini Tanggapan Ketua FKUB Beltim

Belitong History

Latto-latto Memiliki Banyak Nama di Dunia, Apa Sajakah Itu?

Belitong Humanities

Pemkab Belitung Gelar Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis Program Dana BOS 2023
turnamen gaple

Belitong Humanities

Meriahkan HPN 2023, Insan Pers Belitung Bakal Gelar Lomba Gaple, Ayo Daftar

Belitong Humanities

Program “Besadu” Diskominfo Belitung Terima 147 Aduan Sepanjang 2022