BelitongToday, Tanjungpandan – Kepengurusan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Belitung Masa Bakti 2026–2031 resmi dilantik, Selasa 21 Juli 2026.
Pelantikan ini menjadi penanda lahirnya semangat baru dalam memperkuat aksi kemanusiaan, kesukarelaan, dan kolaborasi di Negeri Laskar Pelangi.
Ketua PMI Belitung terpilih, Hastari Wardianti, menegaskan bahwa momen pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial administrasi semata, melainkan penguatan komitmen seluruh jajaran PMI.
”PMI adalah rumah bagi siapa saja—komunitas yang siap senang dan menderita bersama-sama. Kesuksesan organisasi ini sangat bergantung pada dukungan lintas sektor,” kata Hastari dalam sambutannya.
Hastari membeberkan beberapa prioritas kerja PMI Belitung lima tahun ke depan. Di antaranya penguatan kapasitas tanggap darurat kebencanaan, pemenuhan ketersediaan stok darah, pendidikan sanitasi lingkungan, hingga pelibatan relawan muda.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga prinsip netralitas dalam setiap misi kemanusiaan.
”PMI harus jadi lembaga yang bisa dipercaya tanpa memandang SARA dan pandangan politik. Jalankan tugas dengan hati, profesional, dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Ketua PMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah, memastikan seluruh proses pemilihan pengurus PMI Belitung periode 2026–2031 hasil Muskab 26 Juni lalu telah berjalan sah dan sesuai prosedur.
Abdul Fatah turut memuji gebrakan kepemimpinan Hastari Wardianti yang dinilai punya naluri kuat dalam mengembangkan PMI Belitung, salah satunya lewat rencana digitalisasi layanan.
”Sosok Hastari memiliki gebrakan nyata, seperti aksi donor darah di KV Senang. Ke depan, PMI Belitung juga sedang menyiapkan aplikasi donor darah untuk memudahkan masyarakat,” jelas Abdul Fatah.
Ia juga mengapresiasi masyarakat Belitung yang rutin mendonorkan darah secara sukarela—bahkan ada yang sudah mencapai 50 hingga 75 kali donor.
Sementara itu, Bupati Belitung, Djoni Alamsyah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus PMI yang selalu hadir sebagai garda terdepan saat warga membutuhkan bantuan.
Bupati berharap kepengurusan periode 2026–2031 ini dapat melahirkan berbagai inovasi baru yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
”Selamat mengemban amanah. Saya berharap pengurus baru tidak hanya melanjutkan program yang ada, tetapi hadirkan inovasi baru. Libatkan anak muda sebagai relawan dan perkuat layanan donor darah berbasis teknologi,” tutup Bupati Djoni. (DR)
![]()







