Home / Belitong Humanities

Senin, 26 Februari 2024 - 13:41 WIB

Ini Kenangan Haril Andersen Penulis Buku “Sang Elang” dengan Sosok Almarhum H. Suherman Putra H.AS Hanandjoeddin

Penulis buku biografi Letkol (Purn) Pas H.AS Hanandjoeddin "Sang Elang" Haril M. Andersen (kiri) berfoto bersama putra mantan Bupati Belitung periode 1967-1972 H. Suherman (kanan) pada tahun 2019 lalu. (Sumber foto: Dokumen Facebook Haril M. Andersen)

Penulis buku biografi Letkol (Purn) Pas H.AS Hanandjoeddin "Sang Elang" Haril M. Andersen (kiri) berfoto bersama putra mantan Bupati Belitung periode 1967-1972 H. Suherman (kanan) pada tahun 2019 lalu. (Sumber foto: Dokumen Facebook Haril M. Andersen)

BelitongToday, Tanjungpandan – H. Suherman atau sering siapa Mas Herman yang merupakan putra mantan Bupati Belitung periode 1967-1972 H.AS Hanandjoeddin berpulang.

H. Suherman menghembuskan napas terakhirnya di kota Perth, Australia pada, Sabtu 24 Februari 2024 lalu. Jenazah rencananya akan dibawa pulang ke Tanah Air dan disemayamkan di rumah sang adik di jalan Gatot Subroto, Air Saga atau di depan SMA Negeri 1 Tanjungpandan.

Namun rencana dibawa pulangnya jenazah ke Tanah Air batal dilaksanakan. Disampaikan oleh pihak keluarga, para ulama di Perth, Australia dan para jamaah di sana menginginkan agar almarhum H. Suherman dimakamkan di Australia saja. Pihak keluarga akhirnya pun mengikhlaskan almarhum untuk dimakamkan di “Negeri Kangguru” tersebut.

Baca Juga  Dalam Rangka Hari Pahlawan 10 November, Sejumlah Veteran Mendapatkan Penghargaan

Sosok Low Profile

Haril M. Andersen penulis buku biografi Letkol (Purn) Pas H.AS Hanandjoeddin “Sang Elang” dan buku “Memenuhi Panggilan Rakyat, Kiprah dan Kenangan Sosok Bupati H.AS Hanandjoeddin” mengisahkan kenangannya dengan sosok almarhum H. Suherman (78).

Menurut Haril, almarhum H. Suherman adalah anak laki-laki tertua “Pak Long” H.AS Hanandjoeddin.

Haril mengenal sosok almarhum, H. Suherman sebagai pribadi yang sederhana (low profile).

“Beliau (almarhum H. Suherman, red) adalah sosok yang low profile. Bicaranya lembut dan penuh nasihat,” tulis Haril melalui pesan WhatsApp, Senin 26 Februari 2024.

Baca Juga  Wyllianto Terpilih Sebagai Ketum Perbasi Belitung yang Baru

Ia pertama kali bertemu dengan sosok almarhum H. Suherman (78) di tahun 2005 atau pada saat awal penyusunan buku “Sang Elang”.

“Ketika itu beliau pulang cuti ke Tanjungpandan,” ujarnya.

Selanjutnya, Haril terakhir bertemu dengan sosok almarhum H. Suherman (78) pada 2019 lalu dan itupun di momen yang sama yakni saat almarhum pulang ke Belitung.

Selain itu, Haril melanjutkan bahwasanya sosok almarhum H. Suherman (78) adalah seorang mubaligh di Perth, Australia.

“Beliau seorang mubaligh WNI di Australia yang sudah 40 tahun lebih tinggal di Perth, Australia,” jelasnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Nasyiatul Aisyiyah Belitung Timur

Belitong Humanities

Havina Bella Oktesia Dipercaya Menjadi Ketua Umum Nasyiatul Aisyiyah Belitung Timur

Belitong Humanities

Jelang Pemilu 2024, Danrem 045/Gaya Minta Personel Kodim 0414 Belitung Jaga Netralitas

Belitong Humanities

Pesan Natal Romo Frengky, Ajak Umat Katolik Belitung Memperbaharui Diri
anak di bawah

Belitong Humanities

Tegas, Bupati Beltim Cabut Izin Penginapan Jika Biarkan Anak di Bawah Umur Menginap
Wabup Beltim

Belitong Humanities

Harta Kekayaan Wabup Beltim Dilaporkan Naik Sedikit, Berikut Perbandingan LHKPN Bupati dan Wabup Beltim
Rumah Layak Huni

Belitong Humanities

TMMD ke-118 Kodim 0414 Belitung Wujudkan Mimpi Maddin Miliki Rumah Layak Huni

Belitong Humanities

Peringati Sumpah Pemuda, Pemkab Belitung Gelar Upacara

Belitong Humanities

Respon Cepat Musibah Tenggelamnya KM Osela, Polres Belitung Dirikan Posko Informasi