BelitongToday, Tanjungpandan – Perum Bulog Cabang Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggencarkan pendistribusian beras Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP).
Langkah ini diambil guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat menjelang hari raya Lebaran 2026.
Pimpinan Perum Bulog Cabang Belitung, Syahrianza Rahman, menyatakan bahwa percepatan distribusi ini bertujuan untuk menekan potensi kenaikan harga beras yang kerap terjadi akibat tingginya permintaan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Penyaluran beras SPHP memang kami masifkan menjelang Lebaran 2026 dengan tujuan menstabilkan harga beras di pasaran agar tidak mengalami kenaikan,” ujar Syahrianza, Kamis 12 Maret 2026.
Hingga saat ini, Bulog Belitung tercatat telah menyalurkan sebanyak 766.490 kilogram beras SPHP.
Beras tersebut didistribusikan melalui berbagai kanal resmi, di antaranya pedagang pengecer di pasar tradisional, kios pangan binaan pemerintah daerah, outlet BUMN, hingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD/KMP) setempat.
Terkait harga, Syahrianza menjelaskan bahwa beras SPHP dijual kepada masyarakat dengan harga berkisar antara Rp58.000 hingga Rp60.000 per karung ukuran lima kilogram.
Harga tersebut dipastikan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp65.500 per karung lima kilogram.
Pihak Bulog berharap ketersediaan beras berkualitas dengan harga terjangkau ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok mereka dengan lebih ringan di tengah persiapan menyambut hari raya.
”Beras SPHP adalah beras kualitas baik dengan harga yang terjangkau. Kami berharap ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran 2026,” pungkasnya. (Nazriel)
![]()







