BelitongToday, Damar – Sekolah Dasar Negeri 4, Desa Sukamandi, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, menggelar sosialisasi stop bullying atau perundungan di lingkungan sekolah, Sabtu (11/3).
Kepala Sekolah SDN 4 Damar, Alamsyah mengatakan permasalahan perundungan sangat sering terjadi terutama di lingkungan sekolah.
Oleh karena itu, pihak sekolah mengundang narasumber yang berasal dari Duta Genre Belitung Timur untuk melakukan sosialisasi kepada para siswa.
“Semoga acara ini bisa membuka wawasan murid tentang apa itu perundungan, mana saja yang termasuk hal-hal yang mengarah perundungan,” jelasnya.
Selain itu, melalui sosialisasi ini mereka menjadi tahu apa akibatnya bagi anak yang mengalami perundungan. Begitu juga dengan cara mengatasi hal tersebut.
Sementara itu, Chelsea Muten selaku narasumber mengatakan, anak-anak SDN 4 Damar yang mengikuti sosialisasi perundungan sangat antusias.
“Hari ini saya melakukan sosialisasi tentang perundungan kepada anak SD 4. Antusiasmenya luar biasa karena pada usia segini mereka sudah sangat aktif,” pungkasnya.
Ia berharap, melalui sosialisasi tersebut anak-anak bisa lebih percaya diri lagi ke depannya.
“Sosialisasi ini untuk mengajari mereka agar tahu bentuk dan cara menghindari perundungan. Saya harap anak-anak ini bisa sukses dan terus berprestasi ke depannya,” tuturnya.
Perundungan atau bullying adalah perilaku tidak menyenangkan baik secara verbal, fisik, ataupun sosial di dunia nyata maupun dunia maya. Perundungan juga membuat seseorang merasa tidak nyaman, sakit hati dan tertekan baik dilakukan oleh perorangan ataupun kelompok.
Dampak dari perundungan adalah korban menjadi minder, kurang percaya diri dan menarik diri. Oleh karena itu kita perlu menjadi teman yang bisa diajak bicara dan berbagi cerita sehingga menumbuhkan trust terhadap kita, lalu kita bisa memotivasinya bahwa korban bukanlah seburuk apa yang pelaku labelkan kepada korban. (Mg1)







