Home / Belitong Politics

Senin, 27 Maret 2023 - 21:37 WIB

RDP Karena Pasien Ditolak RSUD Muhammad Zein, M Noor Masese: Penolakan Pasien adalah Sebuah Kebiadaban dan Pengkhianatan

DPRD Kabupaten Belitung Timur menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait aksi mogok kerja dokter spesialis RSUD Muhammad Zein Kabupaten Belitung Timur.

DPRD Kabupaten Belitung Timur menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait aksi mogok kerja dokter spesialis RSUD Muhammad Zein Kabupaten Belitung Timur.

BelitongToday, Manggar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belitung Timur menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dokter spesialis RSUD Muhmamad Zein yang mogok kerja.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Beltim, Fezzy Uktolseja, Senin (27/3).

Dalam rapat tersebut, M Noor Masese selaku perwakilan LSM Merah Putih mempertanyakan kepada Direktur RSUD Muhamad Zein tentang pasien yang ditolak karena dokter spesialis mogok kerja.

Menurutnya, perbuatan mogok kerja tersebut adalah suatu kebiadaban dan pengkhianatan. Karena, menyimpang dari Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

“Pasal 32 berbunyi, dalam keadaan darurat fasilitas pelayanan baik pemerintah maupun swasta wajib memberikan pelayanan kesehatan bagi penyelamatan nyawa pasien. Serta, dokter tidak boleh menolak pasien dan atau meminta uang muka,” kata M Noor.

Baca Juga  Dor! Brimob Polda Babel Ledakkan Empat Mortir Sisa Perang Dunia II

Lebih lanjut, dia mengatakan bagi pimpinan pelayanan kesehatan yang melanggar ketentuan pasal tersebut akan mendapat sanksi.

Sanksinya berupa penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp200 juta. Selain itu, ia juga menduga telah terjadi banyak persoalan yang melanggar hukum di RSUD tersebut.

“Untuk itu, kami meminta aparat penegak hukum periksa semua hal yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan. Hal ini agar masyarakat Beltim tidak menjadi korban lagi dari pelayanan kesehatan yang buruk,” bebernya.

Ia juga meminta ketua DPRD untuk tidak hanya menampung tapi segera menindaklanjuti hasil rapat tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sambut Kritikan

Menanggapi hal tersebut, Sekda Beltim, Ikhwan Fahrozi yang mewakili Bupati Belitung Timur menyambut baik kritik tersebut.

Baca Juga  Hari Ketiga Jatuhnya Helikopter NBO-105, Tim SAR Lakukan Tiga Metode Pencarian

“Apapun yang disampaikan itu adalah kritik yang positif untuk pelayanan rumah sakit di Beltim dan harus kita urai satu persatu. Sampai sejauh mana pemda memberikan perhatian terhadap pelayanan RSUD Muhamad Zein,” kata Sekda Beltim.

Menurut Ikhwan, selama 17 tahun RSUD Beltim berdiri memang belum pernah mendapatkan “reward” terhadap pelayanan kesehatan.

“Artinya rumah sakit satu-satunya di Beltim ini masih jauh dari kata pelayanan yang baik,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia meminta semua pihak untuk melakukan evaluasi besar-besaran terhadap pelayanan RSUD Muhammad Zein Belitung Timur.

“Apabila pelayanan tidak memuaskan tentunya akan kita evaluasi bagaimana dokter memberikan penjelasan penyakit, obat, dan BPJS terhadap pasiennya,” pungkasnya. (Mario)

Share :

Baca Juga

Belitong Politics

Paslon BerHASYL Punya Modal Pengalaman, Tak Gentar Hadapi Debat Publik Perdana

Belitong Politics

Tokoh Senior Nadhlatul Ulama Belitung Siap Maju di Pilkada Belitung 2024
Satpol PP

2024 Election

Satpol PP Belitung Tertibkan Spanduk Tak Berizin, Dominan Spanduk Parpol dan Bacaleg
ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Belitung

Belitong Politics

Mengintip Wajah Baru Ruang Paripurna DPRD Belitung, Tampil Lebih Cerah dan Elegan

Belitong Politics

Bawaslu Belitung Gelar Pelatihan Tata Naskah Dinas, Arsip, dan Kehumasan Bagi Anggota Panwascam, Ini Tujuannya!
Kirab Pemilu Beltim

Belitong Politics

Kirab Pemilu 2024 Tiba di Belitung Timur, Bakal Kunjungi 7 Kecamatan

Belitong Politics

Sambut Pilkada 2024, Bawaslu Belitung Gelar Rapat Koordinasi Sentra Gakkumdu

Belitong Politics

Ketua DPRD Belitung Apresiasi Program Bantuan Kapal Dinas Perikanan Belitung, Sebut Sangat Bermanfaat Bagi Nelayan