Home / Belitong Politics

Selasa, 31 Januari 2023 - 16:07 WIB

Kepala SDN 4 Sijuk Curhat Bangunan Sekolah yang Sudah Tidak Layak

Kegiatan "Ngupi Kun Dewan" di DPRD Belitung yang berlangsung, Selasa (31/1) pagi.

Kegiatan "Ngupi Kun Dewan" di DPRD Belitung yang berlangsung, Selasa (31/1) pagi.

BelitongToday, Tanjungpandan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belitung, menggelar kegiatan “Ngupi Kun Dewan” dengan mengundang kepala sekolah dan guru, Selasa (31/1).

Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Ansori menyambut baik dan memberikan kesempatan kepada guru dan kepala sekolah yang ingin menyampaikan semua aspirasinya.

Ada banyak permasalahan di Kabupaten Belitung dalam membangun dunia pendidikan yang berkualitas.

Permasalahan tersebut antara lain adalah kesejataraan kepala sekolah, tunjangan kepulauan, dan pembangunan sekolah-sekolah yang sudah tidak layak.

Selain itu, ada Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) honorer, infrastruktur anak-anak penyandang disabilitas, dan sekolah swasta yang dianggap minoritas.

Kepala SDN 4 Sijuk, Harun menyampaikan usulan tentang bangunan sekolah yang sudah tidak layak sehingga mereka takut apabila suatu saat para siswa tertimpa atap atau bangunan yang roboh.

Baca Juga  KPU Belitung Gelar "Pesta Demokrasi Rakyat Belitong", Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada 2024

Ia meminta DPRD untuk kembali meninjau ulang sekolah yang sempat DPRD kunjungi tersebut agar bisa cepat ada tindak lanjut.

Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Ansori menanggapi bahwa memang DPRD sudah menyetujui untuk merehabilitasi SDN 4 Sijuk dari dana APBD. “SDN 4 sudah menjadi prioritas pada tahun ini dan sudah sesuai dengan mekanisme pembahasan akan mendapat rehabilitasi 100 persen tahun ini,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, tunjangan kepulauan juga menjadi masukan penting bagi DPR RI untuk segera mengesahkan undang-undang prolegnas kepulauan.

Baca Juga  Lewat Program "Mendanau', Imigrasi Tanjungpandan Sambangi Masyarakat Belitung Timur, Berikan Kemudahan Masyarakat Membuat Paspor

Guru SLB Negeri Tanjungpandan, Rahma menyampaikan perlunya perhatian khusus bagi anak-anak yang menyandang disabilitas.

Jalur disabilitas (guiding block) di sebagian titik jalan juga masih memprihatinkan. Akses jalan difabel yang tertutup oleh bangunan cafe-cafe dan masih banyak yang parkir sembarangan di dekat guiding block tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung, Soebagio menanggapi bahwa semua pihak harus menyatukan visi dan misi dalam membangun pendidikan yang berkualitas.

“Memprioritaskan APBD, Februari dan Maret sudah ada pekerjaan. Lalu, SDM adalah permasalahan lain yang harus kita pikirkan. Kekurangan formasi guru dan bisa menaikkan BOP,” bebernya. (Lia)

https://youtu.be/HknPR4dDkBU

Share :

Baca Juga

Belitong Politics

Koalisi Ramping, Pasangan Isyak Meirobie dan Masdar Nawawi Bikin Lebih Gercep dan Cepat

Belitong Politics

Bawaslu Belitung Ajak Masyarakat Awasi Pemilu 2024

Belitong Politics

Tiga Orang Sudah Ambil Formulir Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Belitung di PDI Perjuangan

Belitong Politics

Sah! Tahapan Kampanye Pemilu 2024 Dimulai, Ini Pesan Bawaslu Belitung

Belitong Politics

Tim Djoni Alamsyah Ambil Formulir Pencalonan Pilkada 2024 di DPD Nasdem Belitung
Bawaslu Beltim

Belitong Politics

Cegah Praktik Politik Uang, Bawaslu Beltim Gelar Pengawasan Pemilu Partisipatif

Belitong Politics

Yuspian Mundur Sebagai Pj Bupati Belitung, Ini Tanggapan Hendra Pramono

Belitong Politics

Bangun Kekompakan Hadapi Pemilu 2024, DPC PDIP Belitung Gelar Rakercab