BelitongToday, Sijuk – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang terus mengambil langkah strategis guna mempercepat pertumbuhan ekosistem pariwisata di Kabupaten Belitung. Salah satunya melalui pertemuan koordinasi bersama Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Singapura, Letjen TNI (Purn) Hotmangaradja Pandjaitan, Jumat (27/3/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Belitung serta para pemangku kepentingan. Fokus utama pembahasan adalah memperkuat sinergi untuk menjadikan KEK Tanjung Kelayang sebagai destinasi unggulan nasional yang mampu bersaing di tingkat global.
Fokus Konektivitas dan Investasi
Dalam arahannya, Dubes RI untuk Singapura, Hotmangaradja Pandjaitan, menekankan pentingnya peningkatan kerja sama Indonesia–Singapura, khususnya di sektor investasi dan pariwisata. Menurutnya, Belitung memiliki posisi geografis yang sangat strategis sebagai pintu konektivitas internasional.
“Penerbangan langsung dari Singapura ke Belitung akan berdampak besar dalam meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Hal ini harus didukung dengan peningkatan infrastruktur, akses transportasi, serta fasilitas umum,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengembangan pariwisata berkelanjutan, pelestarian budaya lokal, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu memenuhi standar pelayanan internasional.
Dorong Transformasi Ekonomi
Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos., menyambut baik kunjungan tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk kepercayaan bagi Belitung untuk terus berkembang.
“Kawasan Tanjung Kelayang adalah simbol masa depan Belitung sekaligus pintu gerbang transformasi ekonomi dan pariwisata. Kita harus bergerak cepat, berinovasi, dan membuka diri terhadap investasi,” tegasnya.
Komitmen KEK Tanjung Kelayang
Manajemen KEK Tanjung Kelayang sebagai pengelola kawasan berharap dukungan penuh dari Kedutaan Besar RI di Singapura, khususnya dalam mendorong pembukaan rute penerbangan internasional langsung.
Salah satu agenda prioritas yang tengah diupayakan adalah pengajuan izin penerbangan internasional dengan frekuensi dua kali dalam sepekan. Dukungan diplomasi dari Dubes RI diharapkan dapat mempercepat realisasi rencana tersebut.
Selain itu, KEK Tanjung Kelayang juga berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai event berskala internasional di Belitung, melanjutkan kesuksesan penyelenggaraan agenda global sebelumnya, termasuk G20, guna memperkuat citra pariwisata daerah di kancah dunia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Dubes RI untuk Singapura ke KEK Tanjung Kelayang pada 26–29 Maret 2026. Melalui kolaborasi lintas sektor, diharapkan sektor pariwisata Belitung dapat mengalami pertumbuhan signifikan dan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat. (Angga/Rel)
![]()







