BelitongToday, Sijuk – KEK Tanjung Kelayang menyerahkan bantuan pengentasan stunting di Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, pada Rabu 12 Februari 2025 pagi.
Bantuan pengentasan stunting tersebut diserahkan langsung oleh Direktur KEK Tanjung Kelayang, Daniel Alexander bertempat di Sekretariat PKK Desa Tanjung Binga, Kec. Sijuk, Kabupaten Belitung juga turut hadir Kepala Desa Tanjung Binga, Turmudzi serta tokoh masyarakat setempat dan diikuti oleh sekitar puluhan orang tua dan balita penerima bantuan.
Bantuan ini merupakan bagian dari program KEK Tanjung Kelayang sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat khususnya di Desa Tanjung Binga dan Desa Keciput serta sekaligus berkontribusi pada program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Dalam penyerahan bantuan tersebut orang tua menerima susu dan telur yang diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk menanggulangi masalah stunting di desa itu.
Pemerintah Desa Tanjung Binga Apresiasi Bantuan Stunting Dari Kek Tanjung Kelayang
Kepala Desa Tanjung Binga, Turmudzi mengungkapkan rasa syukur atas inisiatif yang diambil oleh KEK Tanjung Kelayang.
“Kami sangat merasa bersyukur atas bantuan yang diberikan berupa susu dan telur yang merupakan sumber protein hewani yang luar biasa untuk membantu mengatasi stunting di desa kami,” ujarnya.

Turmudzi juga menyampaikan bahwa Desa Tanjung Binga memiliki tingkat stunting sekitar 11-12%, dengan 46 anak yang terindikasi mengalami stunting.
Ia pun berharap bantuan ini dapat mengurangi angka stunting dan menjadi pemicu bagi perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam penanggulangan stunting.
Daniel Alexander: KEK Tanjung Kelayang Berkomitmen Atasi Stunting di Desa Tanjung Binga dan Keciput
Sementara itu, Direktur KEK Tanjung Kelayang, Daniel Alexander menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap generasi emas di Desa Tanjung Binga dan Desa Keciput.
“Kami tergerak untuk mengambil langkah kecil namun penting dalam memperbaiki kondisi stunting, agar generasi di Tanjung Binga siap menghadapi era keemasan Indonesia 2045,” kata Daniel.

Ia juga mengajak semua pihak, termasuk pelaku pariwisata, BUMN, dan instansi terkait untuk bersama-sama berkolaborasi dalam meningkatkan gizi anak-anak yang terindikasi stunting.
Daniel menambahkan bahwa bantuan susu dan telur ini menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak di daerah pesisir yang terkadang sulit mengakses sumber protein hewani.
Melalui program ini, KEK Tanjung Kelayang berharap dapat mewujudkan visi ketahanan pangan nasional dan memberikan kontribusi positif bagi kesehatan masyarakat Belitung. (Angga)







