Home / Belitong Economic and Business

Kamis, 5 Januari 2023 - 00:04 WIB

Ketua Gemawira Babel Sebut Peran UMKM Penting dalam Pembangunan Ekonomi Bangka Belitung

FGD Gerakan Masyarakat Wirausaha (Gemawir) dengan tema "Peran UMKM dalam Perkembangan Ekonomi Masyarakat Bangka Belitung Tahun 2023" berlangsung di Bahari Resto, kawasan Tanjung Pendam, Rabu (4/1) malam.

FGD Gerakan Masyarakat Wirausaha (Gemawir) dengan tema "Peran UMKM dalam Perkembangan Ekonomi Masyarakat Bangka Belitung Tahun 2023" berlangsung di Bahari Resto, kawasan Tanjung Pendam, Rabu (4/1) malam.

BelitongToday, Tanjungpandan – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Wirausaha (Gemawira) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Nina Sarjulianto menyebutkan bahwa peran UMKM sangat penting dalam pembangunan ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Tentu peranan UMKM dalam pembangunan ekonomi di Bangka Belitung ini sangat penting,” katanya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Gemawira dengan tema “Peran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam Perkembangan Ekonomi Masyarakat Bangka Belitung dan Dukungan Pemerintah Terhadap Kemandirian pelaku Usaha” yang berlangsung di Bahari Resto, Rabu (4/1) malam.

Menurut Nina, sektor UMKM telah membantu pemerintah dalam menyerap dan membuka lapangan pekerjaan.

“Sektor UMKM juga membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuka peranan penting dalam perekonomian lokal,” tandasnya.

Baca Juga  Tiga Polisi di Lampung Gugur dalam Tugas, Polres Belitung Gelar Shalat Ghaib

Ia menjelaskan, Gemawira merupakan sekumpulan social entrepreneur yang bergerak di bidang pelatihan, pembinaan, dan pendampingan UMKM.

“Saya harapkan anggota Gemawira bisa memberikan manfaat baik di Belitung dan Belitung Timur,

Dalam forum diskusi tersebut, Nina juga mengangkat salah satu produk unggulan UMKM di Belitung dan Belitung Timur yakni keripik sukun.

“Khususnya di Belitung dan Belitung Timur, yang mana di sini banyak pelaku usaha pembuatan keripik sukun. Namun produk keripik sukun ini hanya menjadi produk musiman karena dari perbincangan saya tadi dengan salah satu pelaku usaha keripik sukun, kendalanya ada di ketersediaan buah sukun, sementara buah sukun berbuahnya setiap 3 bulan sekali,” terangnya.

Baca Juga  Wagub Hellyana Apresiasi Perkembangan Ekraf di Belitung, Ini Saran dan Masukan!

Oleh karena itu, pihaknya akan mengupayakan agar buah sukun tetap tersedia sehingga produk keripik sukun bisa berkelanjutan.

“Saya berdiskusi dengan para anggota Gemawira bagaimana untuk mengatasi hal ini, agar produksi keripik sukun itu bisa berkelanjutan dari awal tahun sampai akhir tahun,” jelasnya.

Gemawira akan melakukan pendampingan dan pembinaan dalam hal manajemen produksi keripik sukun di Belitung Timur.

“Untuk itu, kami dari Gemawira mempunyai program bagaimana agar bisa memberikan pendampingan dan pembinaan dalam hal manajemen produksi keripik sukun baik dari hulu hingga hilir, sehingga produksi keripik sukun bisa berlangsung secara berkelanjutan,” tandasnya. (Dafit)

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Selama Tiga Hari Festival Baznas Belitung 2025, Segini Omset Pelaku UMKM
Dinas Pertanian Belitung

Belitong Economic and Business

Tekan Biaya Produksi, DKPP Belitung Ajak Petani Lada Gunakan Pupuk Organik

Belitong Economic and Business

Mau Ikut Belitung Expo 2024? Ini Syarat dan Waktu Pendaftaran, Pelaku UMKM Wajib Tahu!
Arus Balik Bandara Hanandjoeddin

Belitong Economic and Business

Jumlah Penumpang Puncak Arus Balik Lebaran 2023 di Bandara Hanandjoeddin Capai 2.533 Orang

Belitong Economic and Business

Pemkab Belitung Timur Salurkan 8.150 Paket Sembako Subsidi

Belitong Economic and Business

Perum Bulog Cabang Belitung Perkuat Stok Beras Hadapi Ramadhan 1446 Hijriah
Warga Desa Kembiri mendatangi Kantor Foresta Lestari Dwikarya

Belitong Economic and Business

Geruduk Kantor Foresta Lestari Dwikarya, Warga Desa Kembiri Sampaikan Lima Tuntutan
pemerintah kabupaten belitung

Belitong Economic and Business

Susun RKPD 2024, Pemerintah Kabupaten Belitung Anggarkan Pilkada