BelitongToday, Tanjungpandan – Bupati Kabupaten Belitung, Sahani Saleh mengatakan janji politiknya selama menjabat sebagai Bupati Belitung periode 2018-2023 berhasil terealisasi dengan baik.
Sanem sapaan akrab Bupati Belitung menyampaikan ini dalam acara penyerahan beasiswa pendidikan program inovatif ‘Simpor’ oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Belitung, Senin (11/12) kemarin.
Masa jabatannya sebagai Bupati Belitung beserta Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie akan berakhir pada 31 Desember mendatang atau menyisakan kurang lebih dua pekan lagi.
Sanem menyebutkan, janji politik mereka kepada masyarakat yang tertuang dalam 16 program inovasi berhasil terealisasi dengan baik selama lima tahun masa kepemimpinannya.
Ia mencontohkan, salah satunya adalah penyaluran beasiswa pendidikan program inovasi Sistem Pendampingan Pendidikan dan Olahraga (Simpor) kepada 581 siswa penerima.
Mereka berasal dari latar belakang keluarga kurang mampu. Masing-masing siswa menerima beasiswa pendidikan sebesar Rp750 ribu dalam bentuk voucher berbelanja perlengkapan sekolah.
Kemudian selanjutnya adalah penyaluran dana insentif kepada 120 orang ‘Dukun Kampong’ sebesar Rp2,4 juta (per tahun) melalui program inovasi Kearifan Lokal Sebagai Inspirasi Pembangunan (Keminangan). Para ‘,Dukun Kampong’ telah berperan dalam merawat nilai-nilai kearifan lokal setempat.
“Jadi, janji politik saya dan Isyak Meirobie sebenarnya sudah terealisasi dengan baik, ada 16 program inovasi kami,” kata Sanem ketika diwawancara awak media, Senin (11/12).
Ia menjelaskan, saat mencalonkan diri sebagai Bupati Belitung berpasangan dengan Isyak Meirobie 2018 lalu. Mereka telah menyiapkan program untuk manfaat. Program tersebut bukan semata-mata untuk menggaet dukungan pemilih saja namun benar-benar dipersembahkan untuk masyarakat Belitung.
“Saat pencalonan kami itu programnya sudah siap. Nah bukan berpikir bagaimana menang atau tidak namun program itu sudah kami siapkan,” jelasnya.
Sanem pun mengakui di sisa beberapa hari masa jabatannya sudah mulai mengemasi barang-barang pribadi dari rumah dinas. Namun barang tersebut memang tidak banyak, pasalnya setahun terakhir ia sudah mulai menempati rumah pribadi sejak direnovasinya rumah dinas jabatan Bupati Belitung.
“Barang-barang sudah diberesi memang tidak banyak karena aku sudah setahun tinggal di rumah pribadi. Pesan ke orang rumah (istri,red) jangan sampai ada satu barang yang terbawa ke rumah pribadi,” paparnya.







