Home / Belitong Politics

Kamis, 4 September 2025 - 15:20 WIB

Mahasiswa Polbel Suarakan Tuntutan ke DPRD Belitung

Suasana audiensi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Belitung bersama DPRD Belitung pada Kamis, 4 September 2025.

Suasana audiensi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Belitung bersama DPRD Belitung pada Kamis, 4 September 2025.

BelitongToday, Tanjungpandan – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyampaikan berbagai aspirasi dan tuntutan kepada DPRD Belitung melalui forum audiensi yang digelar pada Kamis 4 September 2025 pagi.

Ketua BEM Politeknik Belitung, Wahyu Ramadhan Abdillah menegaskan bahwa apa yang mereka bawa bukan sekadar suara mahasiswa, melainkan representasi dari keresahan masyarakat.

“Aspirasi ini murni berasal dari masyarakat, kemudian kami kaji dan pilih sesuai dengan kondisi yang relevan,” ujarnya.

Sebanyak sembilan perwakilan mahasiswa hadir dalam pertemuan tersebut untuk menyoroti kondisi sosial, ekonomi, hingga politik yang dinilai semakin membebani rakyat, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Baca Juga  Masyarakat Beltim Bisa Laporkan Penyelenggara Pemilu yang Tidak Netral, Begini Caranya

Kedatangan mereka diterima langsung oleh Ketua DPRD Belitung Vina Cristyn Ferani, Bupati Djoni Alamsyah Hidayat, Wakil Bupati Syamsir, serta unsur Forkopimda.

Dalam kesempatan itu, mahasiswa menyampaikan beragam tuntutan, di antaranya perluasan lapangan kerja, pengendalian harga kebutuhan pokok dan gas elpiji, penurunan pajak yang memberatkan masyarakat kecil dan UMKM, serta penegakan hukum dalam tata kelola pertambangan timah.

Mereka juga meminta agar pemerintah memperbanyak beasiswa dan mendukung sektor usaha lokal seperti perikanan, perkebunan, dan UMKM.

Selain isu daerah, mahasiswa turut menyoroti persoalan nasional, seperti perlunya peningkatan gaji guru, perlindungan terhadap kebebasan pers, audit menyeluruh terhadap BUMN, hingga usulan rekonstruksi DPR RI.

Baca Juga  Kata Akhir Fraksi Gerindra DPRD Belitung Terhadap Raperda APBD 2026, Suherman: Modernisasi Kota Jangan Timbulkan Ketimpangan

Wakil Ketua BEM, Restu Karunia menambahkan bahwa gerakan mahasiswa ini ditujukan untuk mendorong perubahan tanpa harus menimbulkan gesekan sosial.

“Kami ingin memajukan Belitung dengan cara terbaik, bukan dengan aksi anarkis yang bisa merugikan semua pihak,” ujarnya.

Wahyu menegaskan, pihaknya akan terus memantau agar apa yang sudah disampaikan tidak berhenti hanya sebagai wacana.

“Kami berharap DPRD dan Pemkab segera menindaklanjuti hasil diskusi hari ini,” katanya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Gus Imin Capres 2024

2024 Election

Komunitas Nelayan dan Pemuda Tanjung Kelayang Deklarasi Gus Imin Capres 2024
Ulama Indonesia

Belitong Politics

Wapres Ingatkan Ulama Jelang Pemilu : Jangan Jadi Kompor

Belitong Politics

Banyak Jabatan Kosong, Ketua DPRD Belitung Minta Bupati Segera Isi, Jangan Ada Ketimpangan!
Asean Goes To School Belitung

Belitong Politics

Perkenalkan ASEAN kepada Siswa SD, Kemlu Gelar Acara Bertajuk “Asean Goes to School” di Belitung

Belitong Politics

Gaji PPPK dan BPJS PBI Dinilai Jadi Tantangan APBD Belitung 2025

Belitong Politics

Publik Belitung Tolak Usulan KPU Tambah Dapil pada Pemilu 2024
Sandiaga Uno

Belitong Politics

Sikapi Manuver Koalisi Partai Politik Jelang Pilpres 2024, Sandiaga Uno: Kita Tenangkan Dulu Airnya

Belitong Politics

Mantan Ketua Pokja Wartawan Belitung Dua Periode Bakal Ambil Formulir Balon Bupati Pilkada 2024, Piping: Menjawab Dorongan Pendukung