BelitongToday, Tanjungpandan – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Belitung menggelar kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) Tahun 2024 di Ruang Rapat Pemkab Belitung, Sabtu 9 Maret 2024.
Musda DMI Belitung Tahun 2024 mengusung tema “Pelopor Kemakmuran Masjid, Pemersatu dan Pemberdaya Umat Bagi Terwujudnya Islam yang Rahmatanlilalamin”.
Selain itu, kegiatan Musda DMI Belitung 2024 digelar karena berakhirnya masa kepengurusan DMI Belitung masa bakti 2019-2024.
“Sudah lima tahun tidak terasa, hari ini sudah berakhir, terpaksa saya harus pamit diri dan jangan memaksakan, kita harus mencari pengurus yang lebih muda, lebih agresif dan bisa memberikan andil kepada masyarakat dan pemerintah. Saya mohon maaf sebesar-besarnya jika ada kesalahan selama memimpin DMI Belitung,” kata Ketua DMI Belitung masa bakti 2019-2024 Ibnu Haban dalam sambutannya, Sabtu 9 Maret 2024.
Ia menjelaskan, DMI adalah ormas yang sudah tua dan dewasa serta pantas hadir di tengah masyarakat mewujudkan kredibilitasnya. Karena DMI berdiri sudah cukup lama 10 Jumadil Awal 1392 di Jakarta.
“Jadi kalau DMI tidak dipandang dan dihormati maka sangat berdosa karena para pendahulu sudah berjuang mendirikan organisasi. DMI berasaskan Islam satu-satunya organisasi kemasjidan yang berkhidmat bagi kemakmuran masjid dan mewujudkan kemakmuran bangsa Indonesia ke depannya,” jelasnya.
Ia menambahkan, tugas DMI memakmurkan masjid, maka jangan sampai ditemukan adanya orang miskin di sekitar masjid. Sedangkan Misi DMI antara lain adalah menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan budaya Islam.
“Selanjutnya menjadikan masjid sebagai pusat rekreasi (ini tugas dari DKM) masjid harus mampu memberikan kenyamanan kepada orang yang beribadah, dan masjid berfungsi dakwah Islam kepada masyarakat sesuai ajaran Alquran dan sunnah serta para ulama salafus shalih. Kemudian misi DMI adalah mengajarkan dan membela nilai-nilai Islam, jika ada kemungkaran maka kita bisa menegurnya. DMI juga memiliki amanah untuk melahirkan kader dakwah,” tutupnya. (Tim)







